Capaian tersebut
menjadi bukti bahwa mahasiswa Kalimantan Barat mampu bersaing dengan
talenta-talenta terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Lima penghargaan
yang berhasil diraih Kalimantan Barat yakni Juara 1 Tangkai Tari, Juara 3
Tangkai Keroncong Putri, Juara Harapan 2 Tangkai Penulisan Cerpen, Juara
Harapan 3 Tangkai Pop Putri, serta Juara Harapan 3 Tangkai Dangdut Putra.
Wakil Rektor
Universitas Tanjungpura (UNTAN) Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Achmadi,
M.Si., mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan
yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Menurutnya, setelah melewati
proses seleksi di tingkat Kalimantan Barat, peserta yang terpilih mendapatkan
pendampingan secara intensif dari pelatih dan pembina sesuai bidang yang
diikuti.
Pembinaan tidak
hanya difokuskan pada peningkatan teknik dan penguasaan materi, tetapi juga
mencakup aspek mental bertanding hingga kesiapan peserta untuk tampil di
tingkat nasional. Menjelang pelaksanaan PEKSIMINAS, proses pembinaan semakin
diintensifkan melalui latihan dan evaluasi secara berkala. Langkah tersebut
dilakukan untuk memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi terbaik ketika
menghadapi kompetisi nasional.
"Alhamdulillah,
proses tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya lima penghargaan," ujar
Dr. Achmadi.
Ia menilai
capaian peringkat delapan nasional dan lima penghargaan yang diraih menjadi
hasil positif sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan seni
mahasiswa di Kalimantan Barat. Namun, prestasi tersebut menurutnya bukanlah
titik akhir. Justru capaian ini harus menjadi energi baru bagi Badan Pembina
Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Kalimantan Barat untuk semakin memperkuat
pembinaan dan terus menemukan talenta-talenta baru dari kalangan mahasiswa.
"Ini bukan
titik akhir. Justru prestasi ini menjadi energi baru bagi BPSMI Kalbar untuk
semakin memperkuat pembinaan, menemukan talenta-talenta baru, dan mempersiapkan
mereka lebih baik lagi," katanya.
Dr. Achmadi
berharap keberhasilan kontingen Kalimantan Barat di PEKSIMINAS XVIII dapat
menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani berkarya dan
mengembangkan potensi di bidang seni. Ia juga berharap prestasi tersebut dapat
menjadi pemicu lahirnya lebih banyak mahasiswa berprestasi yang mampu membawa
nama Kalimantan Barat semakin harum di tingkat nasional.
"Semoga
capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa Kalimantan Barat untuk berani
berkarya, berprestasi, dan membawa nama daerah semakin harum di tingkat
nasional," pungkasnya.
Dengan menempati
posisi delapan nasional, Kalimantan Barat menunjukkan bahwa potensi seni
mahasiswa di Bumi Khatulistiwa terus berkembang. Lima penghargaan yang diraih
menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan dan menatap kompetisi seni
mahasiswa di tingkat nasional berikutnya.
