Pasangan Dejan Dan Apriyani Juara Dramatis, Taklukkan Wakil China Taipei di Final Pontianak International Challenge 2026

Editor: leoian790@gmail.com author photo


KALBARNEWS.ID (PONTIANAK) — Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, sukses meraih gelar juara Polytron Pontianak International Challenge 2026 setelah melewati laga final penuh drama di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak. Dejan/Apriyani harus bekerja keras untuk menundukkan wakil China Taipei, Sheng Ming Lin/Liang Ching Sun, dalam pertarungan sengit tiga game.


Sejak game pertama, kedua pasangan langsung terlibat dalam jual beli serangan. Perolehan angka berlangsung ketat hingga penghujung gim. Namun, pasangan China Taipei mampu tampil lebih tenang dan mengamankan game pertama dengan skor 21-19.


Memasuki game  kedua, Dejan/Apriyani berusaha bangkit. Kedua pasangan kembali saling kejar angka sejak awal pertandingan. Indonesia sempat tertinggal dua poin, tetapi mampu menyamakan kedudukan menjadi 10-10. Dejan/Apriyani kemudian berbalik unggul 12-11, tetapi Lin/Sun segera merespons dan kembali menyamakan skor menjadi 12-12.


Persaingan semakin sengit memasuki fase akhir game kedua. Pasangan China Taipei sempat menjauh dengan keunggulan 16-13. Namun, Dejan/Apriyani menunjukkan mental juara dengan terus mengejar hingga berbalik unggul 17-16. Sheng Ming Lin kemudian menghentikan momentum Indonesia lewat sebuah smash keras yang membuat skor kembali imbang 17-17. 


Drama semakin memuncak ketika kedua pasangan memasuki poin-poin kritis. Skor sempat sama kuat 19-19 dan 20-20, sehingga game harus dilanjutkan melalui deuce.


Kejar-kejaran angka terus terjadi. Kedua pasangan tidak memberikan kesempatan untuk menjauh, dengan skor berturut-turut 21-21, 22-22 hingga 23-23. Dukungan penuh penonton yang memadati GOR Terpadu Ahmad Yani menjadi tambahan energi bagi Dejan/Apriyani. Pasangan Indonesia akhirnya mampu merebut keunggulan 26-25 sebelum menutup gim kedua dengan kemenangan dramatis 27-25.


Kemenangan tersebut membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 dan memaksa pertandingan ditentukan melalui gim ketiga. Pada gim penentuan, Dejan/Apriyani langsung bermain agresif. Mereka membuka keunggulan 3-1 dan terus menjaga momentum hingga memimpin 7-3.


Lin/Sun mulai berada dalam tekanan. Beberapa pengembalian bola yang kurang sempurna membuat pasangan China Taipei melakukan sejumlah kesalahan sendiri. Kondisi tersebut dimanfaatkan Dejan/Apriyani untuk memperlebar keunggulan menjadi 10-4. Indonesia pun menutup interval gim ketiga dengan keunggulan 11-6.


Namun, pertandingan belum berakhir. Lin/Sun bangkit selepas interval dan perlahan memangkas jarak. Perlawanan keras pasangan China Taipei membuat skor kembali imbang 12-12. Dejan/Apriyani tidak panik. Mereka kembali meningkatkan tempo permainan dan berhasil merebut momentum. Perlahan tetapi pasti, pasangan Indonesia kembali menjauh hingga unggul 19-16.


Di tengah sorakan penonton, Dejan/Apriyani akhirnya memastikan kemenangan setelah menutup gim ketiga dengan skor 21-19. Dengan hasil tersebut, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu menang 2-1 atas Sheng Ming Lin/Liang Ching Sun dan resmi mengunci gelar juara ganda campuran Polytron Pontianak International Challenge 2026.

 

Gelar ini sekaligus menjadi penutup manis bagi perjuangan pasangan Indonesia dalam turnamen yang berlangsung di Pontianak tersebut. (tim liputan).


Editor : Heri

Share:
Komentar

Berita Terkini