2.954 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Ancaman Karhutla Masih Membayangi

Editor: Redaksi author photo

2.954 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Ancaman Karhutla Masih Membayangi

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK)
- Sebaran titik panas (hotspot) masih terpantau di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio untuk 14 September 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat sebanyak 2.954 titik panas tersebar di Kalbar.

Dari jumlah tersebut, Kubu Raya mencatat 173 titik panas, menempatkannya sebagai wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak ketiga setelah Ketapang dan Kayong Utara.

Rinciannya, 2 titik panas terdeteksi dengan tingkat kepercayaan rendah, 164 titik dengan tingkat kepercayaan menengah, dan 7 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Sementara itu, Ketapang menjadi wilayah dengan titik panas tertinggi, yakni mencapai 1.949 titik, terdiri dari 29 tingkat kepercayaan rendah, 1.736 menengah, dan 184 tinggi. Disusul Kayong Utara sebanyak 502 titik panas.

Secara keseluruhan, data BMKG menunjukkan 41 titik panas tingkat kepercayaan rendah, 2.671 menengah, dan 242 tingkat kepercayaan tinggi di seluruh Kalimantan Barat.

BMKG menjelaskan, deteksi titik panas menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada sejumlah satelit polar untuk mengidentifikasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan/lahan berdasarkan anomali suhu panas dibandingkan lingkungan sekitarnya.

Namun, titik panas yang terdeteksi satelit tidak selalu berarti kebakaran, dan wilayah yang tertutup awan atau berada di blank zone dapat menyebabkan hotspot tidak terdeteksi.

Kondisi ini menjadi perhatian serius di tengah musim kering dan ancaman karhutla yang masih membayangi Kalimantan Barat. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini