Temu Nasional Pendamping KUMKM IV 2026 Digelar di UNTAN, Hasilkan Piagam Pontianak

Editor: Redaksi author photo
Achmad Caesar Erwiandi bersama guru pembimbing Dyah Wulandari Dwi Puji Astuti, dan  Endi Nur Sapikka

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Universitas Tanjungpura menjadi pusat pelaksanaan Temu Nasional Pendamping KUMKM IV 2026 yang berlangsung 11–12 Agustus 2026. Kegiatan ini mempertemukan pendamping koperasi dan UMKM dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperkuat peran pendamping dalam menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial atau AI.

 

Mengusung tema “Pendamping KUMKM 5.0 untuk Kedaulatan Ekonomi Bangsa: Kecerdasan Artifisial, Kearifan Lokal, dan Beranda Depan Negeri”, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan konferensi internasional, rapat kerja nasional, FGD, serta Expo UMKM.

 

Dr. Muhammad Fahmi, selaku Ketua Rusunawa Asrama Karakter dan Kewirausahaan UNTAN dan juga Ketua ABDSI Kalimantan Barat mengatakan sangat menyambut baik kegiatan ini.

 

“Intinya, kenapa Temu Nasional Pendamping ini dibawa ke kampus? Karena kampus menjadi trigger untuk pendampingan dan pengembangan usaha UMKM serta koperasi di Indonesia.” kata Fahmi.

 

Menurutnya, UNTAN tidak hanya berperan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mendorong pengembangan kewirausahaan salah satunya melalui Rusunawa Asrama Karakter dan Kewirausahaan.

 

Kegiatan TNP IV kemudian menghasilkan Piagam Pontianak, yang memuat 20 komitmen pendamping KUMKM. Di antaranya memperkuat kompetensi pendamping di era AI, meningkatkan digitalisasi UMKM, memperkuat akses pembiayaan, serta menjadikan kawasan perbatasan Kalimantan Barat sebagai pusat pengembangan ekonomi dan ekspor.

 

“Kegiatan ini menghasilkan Piagam Pontianak. Salah satu yang ditekankan adalah bagaimana pendamping tetap menjadi bagian penting di era AI, karena AI membantu pekerjaan, tetapi tidak menggantikan empati dan pemahaman terhadap kondisi masyarakat.” lanjutnya.

 

Selain kegiatan di UNTAN, sebagian peserta juga melanjutkan agenda Misi Kolaborasi Lintas Batas ke Kuching, Sarawak, Malaysia, untuk melakukan benchmarking pengelolaan UMKM dan koperasi.

 

Melalui kegiatan ini, UNTAN diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai penghubung antara dunia akademik, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong UMKM yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. (ian/tim liputan).

Share:
Komentar

Berita Terkini