KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kubu Raya, mendapat penguatan besar dari pemerintah pusat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, usai mengikuti rapat bersama Presiden Prabowo Subianto dan meninjau lokasi kebakaran di Jalan Ayam 3.Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto
Sukiryanto mengatakan, Presiden Prabowo menunjukkan perhatian serius terhadap musibah karhutla yang terjadi di Kalbar. Sejumlah langkah cepat telah diperintahkan untuk memperkuat penanganan di lapangan.
“Sore ini ada empat pesawat water bombing yang akan datang. Kemungkinan besok akan menyusul tambahan pesawat yang disiapkan untuk standby di Kalimantan Barat,” ujar Sukiryanto.
Selain dukungan udara, pemerintah pusat juga menyiapkan 50 unit mobil pemadam kebakaran serta tambahan personel sekitar 1.200 orang untuk memperkuat operasi penanganan karhutla.
Presiden juga mendorong penguatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Sukiryanto menyebut sekitar 3.500 ton garam sebelumnya telah disebar untuk mendukung proses penyemaian awan. Jumlah tersebut akan kembali ditambah pemerintah pusat, terutama menghadapi potensi pertumbuhan awan pada 23–27 Agustus.
Menurut Sukiryanto, tambahan armada, personel, dan dukungan OMC menjadi langkah luar biasa dalam upaya mengendalikan karhutla.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden beserta jajaran atas perhatian dan bantuan yang luar biasa ini,” katanya.
Garda penanganan diperkuat dari darat dan udara. Harapannya, api segera terkendali dan masyarakat Kalbar dapat kembali menghirup udara yang lebih bersih serta beraktivitas dengan aman. (Tim Liputan)
Editor : Aan