![]() |
| 8 Mahasiswa KKN UNISSAS Resmi Diterjunkan ke Sarang Burung Kolam |
KALBARNEWS.CO.ID (SAMBAS) –
Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS) secara resmi
menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sarang Burung Kolam,
Kecamatan Jawai. Kegiatan serah terima sekaligus pembukaan KKN tersebut
berlangsung khidmat di Kantor Desa Sarang Burung Kolam pada hari Senin
(19/1/2026).
Sebanyak delapan mahasiswa dari
berbagai program studi akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama
kurang lebih enam minggu, terhitung sejak 19 Januari hingga 28 Februari 2026.
Kehadiran mahasiswa lintas disiplin ilmu ini diharapkan mampu membawa inovasi
serta berkontribusi dalam percepatan pembangunan dan pemberdayaan desa.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL),
Bayu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini
menitikberatkan pada implementasi keilmuan yang selaras dengan kebutuhan
masyarakat setempat.
“Kami menitipkan delapan
mahasiswa terbaik dari berbagai program studi untuk belajar sekaligus mengabdi.
Harapannya, kolaborasi antara teori akademik dan kearifan lokal di Desa Sarang
Burung Kolam dapat melahirkan solusi nyata bagi tantangan yang dihadapi desa,”
ujar Bayu.
Sementara itu, Kepala Desa Sarang
Burung Kolam, Ardi, menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN
UNISSAS. Ia menegaskan kesiapan pemerintah desa beserta perangkatnya untuk
mendukung dan bekerja sama selama program berlangsung.
“Kami sangat terbuka dan
berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa UNISSAS. Kami berharap
kehadiran mereka dapat berkolaborasi dengan desa, baik dalam pemberdayaan
ekonomi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan yang selama ini telah berjalan,”
ungkap Ardi.
Selama masa KKN, para mahasiswa
dijadwalkan menjalankan sejumlah program kerja unggulan. Dengan latar belakang
program studi yang beragam, kegiatan yang dirancang mencakup sektor pendidikan,
keagamaan, hingga pengembangan potensi sumber daya alam desa.
Acara pembukaan KKN ditutup
dengan sesi foto bersama serta diskusi santai terkait pemetaan wilayah dan
penentuan fokus program kerja yang akan dilaksanakan mahasiswa selama 40 hari
ke depan. (tim liputan).
Editor : Heri
