Tim BACADNAS Kemenhan Gandeng Perguruan Tinggi dan Tokoh Lintas Etnis Sosialisasikan UU Pertahanan Negara

Editor: Redaksi author photo
Tim BACADNAS Kemenhan Bersama Perguruan Tinggi dan Tokoh Lintas Etnis Di Makodam XII/Tpr

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Tim Badan Cadangan Nasional (BACADNAS) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) menggelar Sosialisasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk Pertahanan Negara di wilayah Kodam XII/Tanjungpura pada hari Rabu (22/7/2026).

 

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi, mahasiswa, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat lintas etnis di Kalimantan Barat. Turut hadir sejumlah pejabat Kodam XII/Tanjungpura yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan sosialisasi sebagai upaya memperkuat sistem pertahanan negara melalui keterlibatan seluruh komponen bangsa.

 

Tim Sosialisasi BACADNAS Kementerian Pertahanan RI yang dipimpin Kolonel Inf. Drs. Imam Subekhi menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 merupakan landasan hukum dalam menyiapkan dan mengelola sumber daya nasional guna mendukung pertahanan negara melalui Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

 

Menurutnya, pengelolaan sumber daya nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun TNI, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

 

"Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 memberikan dasar hukum untuk menyiapkan sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional sebagai kekuatan pendukung pertahanan negara. Karena itu, kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk memahami dan mengambil bagian dalam upaya bela negara sesuai profesi, kompetensi, dan kapasitas masing-masing," ujar Kolonel Imam Subekhi.

 

Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, jiwa nasionalisme, serta kesadaran bela negara. Melalui sosialisasi tersebut diharapkan lahir sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, akademisi, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya buatan, sarana dan prasarana nasional, serta mekanisme pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.

 

Sementara itu, Sekretaris Umum Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat, Edi Suhairul, S.Pd.I., CIM, mengapresiasi Kementerian Pertahanan RI melalui Tim BACADNAS yang telah menyelenggarakan sosialisasi tersebut di Kalimantan Barat.

 

Menurut Edi, kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran setiap warga negara dalam mendukung pertahanan negara sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air.

 

"Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan RI melalui Tim BACADNAS yang telah hadir memberikan edukasi kepada masyarakat Kalimantan Barat. Sosialisasi ini sangat bermanfaat karena mampu menumbuhkan kesadaran bahwa bela negara bukan hanya menjadi tugas TNI, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara sesuai profesi dan kemampuan masing-masing," katanya.

 

Edi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program-program Kementerian Pertahanan, termasuk pembinaan kesadaran bela negara dan Komponen Cadangan.

 

"Kami mendorong seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat lintas etnis agar berpartisipasi aktif dalam program-program Kementerian Pertahanan. Semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara, maka semakin kuat pula ketahanan nasional Indonesia," tegas Edi.

 

Ia berharap sosialisasi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya peran setiap warga negara dalam menjaga persatuan, kedaulatan, dan keutuhan NKRI.

 

Melalui kegiatan ini, Kementerian Pertahanan bersama Kodam XII/Tanjungpura menunjukkan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi, organisasi masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh komponen bangsa dalam memperkuat sistem pertahanan negara yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. (tim liputan).

 

Editor : Heri 

Share:
Komentar

Berita Terkini