H. Burhanudin Ahad Lantik Pengurus KKSS Sekadau, Tekankan Persatuan dan Sinergi Membangun Daerah

Editor: Redaksi author photo
H. Burhanudin Ahad Lantik Pengurus KKSS Sekadau

KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU) – Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Kalimantan Barat, H. Burhanudin Ahad, resmi melantik jajaran Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Kabupaten Sekadau dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat pada Rabu (1 Juli 2026).

 

Dalam sambutannya, H. Burhanudin Ahad mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik serta mengingatkan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KKSS.

 

Ia berharap kepengurusan yang baru segera melaksanakan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) guna menyusun program kerja yang bermanfaat bagi warga Sulawesi Selatan yang bermukim di Kabupaten Sekadau.

 

"Kami berharap seluruh pengurus mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya berdasarkan AD/ART KKSS. Segera laksanakan Mukerda untuk menyusun program kerja yang benar-benar menyentuh kepentingan warga KKSS di Kabupaten Sekadau," ujarnya.

 

Selain itu, Burhanudin menegaskan pentingnya seluruh pengurus menjunjung tinggi falsafah hidup masyarakat Bugis-Makassar yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, yakni Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakalebbi (saling menghormati), Sipakainge (saling mengingatkan), dan Sipakatulung (saling tolong-menolong).

 

Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi landasan dalam membangun organisasi sekaligus mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sekadau.

Ia juga mengajak seluruh pengurus KKSS untuk mendukung serta bersinergi dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Sekadau.

 

"KKSS harus hadir sebagai mitra pemerintah daerah. Pengurus harus mampu bersinergi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Sekadau," tegasnya.

 

Burhanudin turut menekankan pentingnya konsolidasi organisasi dengan merangkul seluruh warga Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja yang berada di Bumi Lawang Kuari, sekaligus mempererat hubungan dengan berbagai tokoh lintas etnis di Kabupaten Sekadau.

 

Menurutnya, pertemuan-pertemuan rutin perlu terus dilakukan sebagai wadah memperkuat tali silaturahmi, menjaga nilai kekeluargaan, serta memupuk persaudaraan dan solidaritas di antara sesama warga KKSS.

 

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan semangat perjuangan yang menjadi pegangan masyarakat Bugis melalui ungkapan bijak, "Sekali layar terkembang, pantang biduk kembali ke pantai," sebagai simbol tekad, keberanian, dan pantang menyerah dalam mengemban amanah organisasi.

 

Sementara itu, Ketua BPD KKSS Kabupaten Sekadau yang baru dilantik, Ir. Muslimin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.

 

Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan KKSS Kabupaten Sekadau sebagai organisasi yang solid, terbuka, dan mampu menjadi wadah pemersatu seluruh warga Sulawesi Selatan di Kabupaten Sekadau.

 

"Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Kepengurusan yang baru akan memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan silaturahmi antarwarga Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja, serta membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sekadau dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan daerah," ujar Ir. Muslim.

 

Menurutnya, KKSS juga akan terus mengembangkan berbagai program sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat sehingga keberadaan organisasi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh anggota maupun masyarakat luas.

Pelantikan turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Sekadau yang diwakili Asisten III Setda Sekadau, Drs. Sapto Utomo, M.Si. Hadir pula Raja Sekadau Gusti M. Efendy Surya Negara II, Kasubbagdalops Polres Sekadau AKP Koderi, Ketua MUI, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD), Ketua Paguyuban Jawa, Ketua Paguyuban Sunda, perwakilan Paguyuban NTB, Flobamora, MABT, Ketua DPD KKSS Kabupaten Sanggau, pimpinan Bank Kalbar dan Bank Mandiri, serta para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh wanita, dan tokoh pemuda.

 

Pada kesempatan itu juga disampaikan sejarah singkat berdirinya KKSS yang lahir di Jakarta pada 12 November 1976. Organisasi ini didirikan oleh 26 tokoh asal Sulawesi Selatan di perantauan. Salah satu pendiri termuda saat itu, Hasrul Aziz Taba, hingga kini masih menjadi saksi hidup perjalanan organisasi yang telah memasuki usia setengah abad.

 

Sejak awal berdiri, KKSS memiliki tujuan strategis sebagai wadah mempererat solidaritas warga Sulawesi Selatan di perantauan, menjadi pusat interaksi, berbagi informasi, dan saling memberikan dukungan antarsesama anggota.

 

Selain menjaga persatuan, KKSS juga berkomitmen melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja di mana pun berada, sekaligus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kemasyarakatan.

 

Dengan pelantikan kepengurusan baru ini, diharapkan BPD KKSS Kabupaten Sekadau mampu menjadi organisasi yang semakin solid, inklusif, serta berperan aktif dalam menjaga kerukunan antarwarga dan mendukung pembangunan Kabupaten Sekadau. (tim liputan).

 

Editor : Heri

Share:
Komentar

Berita Terkini