Bupati Sujiwo Ingin Ubah Bundaran Supadio Jadi Simpang Empat Ikonik, Sudah Ajukan Peminjaman Lahan Angkasa Pura
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos. mengungkapkan keinginannya mengubah kawasan Bundaran Supadio menjadi simpang empat yang lebih representatif dan menjadi ikon baru Kabupaten Kubu Raya. Seni (20/72026)
Menurut Sujiwo, rencana tersebut membutuhkan pemanfaatan sebagian lahan milik Angkasa Pura. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah mengirimkan surat resmi untuk mengajukan peminjaman penggunaan lahan tersebut.
"Kami sudah menyampaikan surat untuk peminjaman pemanfaatan lahannya. Yang kami inginkan bukan mengambil aset Angkasa Pura, tetapi memanfaatkan lahannya agar kawasan ini bisa ditata lebih baik," ujar Sujiwo.
Ia membayangkan jika Bundaran Supadio nantinya terhubung hingga ke arah Masjid Agung Kubu Raya, maka kawasan tersebut akan memiliki pemandangan yang jauh lebih indah dengan kubah masjid menjadi salah satu daya tarik utama.
"Coba bayangkan, nanti dari jalan arteri lurus ke Tugu Pesawat, ke bandara, dan satu jalur lagi menuju Masjid Agung. Pemandangannya akan keren sekali," katanya.
Sujiwo menegaskan, untuk tahap awal pemerintah hanya mengusulkan peminjaman pemanfaatan lahan. Namun ke depan, bentuk kerja sama dengan Angkasa Pura masih terbuka untuk dibahas, baik melalui kerja sama antarlembaga maupun opsi lain yang sesuai ketentuan.
"Kalau nanti bentuknya kerja sama atau bahkan pengambilalihan aset memungkinkan dan pemerintah daerah mampu, tentu akan kami pertimbangkan. Yang jelas, ini untuk kepentingan masyarakat dan penataan kawasan," jelasnya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan Angkasa Pura akan terus dilakukan melalui Sekretaris Daerah dan OPD terkait agar rencana penataan Bundaran Supadio dapat segera menemukan titik terang.
"Kami berharap ada kesepahaman dengan Angkasa Pura. Kalau ini terwujud, Bundaran Supadio akan menjadi simpang empat yang benar-benar ikonik dan mempercantik wajah Kubu Raya," pungkasnya. (tim Liputan)
Editor : Aan