Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sambas Edi
KALBARNEWS.CO.ID (SAMBAS) – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sambas Edi menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan bangsa di tengah berbagai tantangan yang berkembang di era digital.
Hal tersebut disampaikannya usai kegiatan Pembinaan Kader Pembauran Kebangsaan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Sambas, Kamis (25/6/2026).
Menurut Edi, kegiatan tersebut menjadi wadah penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai anak muda harus memahami bahwa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak hanya melalui slogan, tetapi juga melalui sikap toleransi, persatuan, dan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
"Generasi muda harus menyadari bahwa mereka memiliki peran besar dalam menjaga bangsa. Toleransi, persatuan, dan semangat kebangsaan harus terus tumbuh agar harmoni di tengah keberagaman tetap terjaga," ujarnya.
Edi juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, terutama terkait isu intoleransi, penyebaran hoaks, dan rendahnya literasi digital. Menurutnya, anak muda harus lebih kritis dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
Meski diakui masih terdapat berbagai persoalan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Edi optimistis generasi muda mampu menjadi bagian dari solusi melalui kontribusi positif di lingkungan masing-masing.
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga bangsa ini. Semangat nasionalisme harus diwujudkan dalam tindakan nyata, menjaga toleransi, membangun harmoni, dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan," tegasnya.
Ia berharap melalui kegiatan pembinaan kader pembauran kebangsaan, lahir generasi muda yang tidak hanya memahami nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mampu menjadi agen pemersatu di tengah masyarakat. (Tim Liputan)
Editor : Aan