-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA TANGKAP MP PRODUSEN SEKALIGUS PENJUAL MIRAS DI KECAMATAN BATU AMPAR KAB KUBU RAYA, POLISI MASIH SELIDIKI KASUS TERBUNUHNYA IBU DAN ANAK WARGA PONTIANAK TIMUR YANG TEWAS MENGENASKAN DIDALAM RUMAHNYA, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Polemik Pemilihan kepala Desa Menua Prama Menemui Titik Terang

Redaksi author photo

 
Rapat Koordinasi Permaslahan Pilades Menua Prama di Kecamatan Belitang Kabupaten Sekadau
Sekadau (Kalbarnews) - Menyikapi polemik yang terjadi pada Pemilihan Kepala Desa Menua Prama Kecamatan Belitang Kabupaten Sekadau beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Kecamatan melakukan Rapat Koordinasi Bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kecamatan, Jumat (11/10/2019).

Kegiatan dihadiri oleh Kadis PMD Drs. Bayu Dwi Harsono, ME beserta staf, Forkopimka Belitang, Plh. Kades Desa Menua Wiluyo, Ketua BPD Wisli, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Desa Menua,Simbolon, tomas serta tamu undangan lainnya.

Sesuai dengan Perbup nomor 16 tahun 2019 tentang mekanisme dan tata cara pilkades sudah diatur berbagai aturan dari setiap tahapan yang harus diketahui baik pihak panitia maupun cakades.

Plt. Camat Jaluk membuka kegiatan sekaligus mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir pada acara rapat koordinasi sengketa pilkades Menua Prama.

Jaluk berharap dengan adanya rapat mediasi ini dapat menemukan solusi atas penolakan dari cakades terhadap cakades terpilih serta tidak ada timbul gejolak yang membuat situasi menjadi kurang kondusif.

Selanjutnya ketua BPD Menua Prama Wisli juga menjelaskan situasi keamanan pasca pilkades sampai saat ini dalam keadaan kondusif walaupun aktifitas masyarakat dan perangkat BPD menemui kendala.

Wisli berharap dengan adanya rapat koordinasi ini, pleno dapat dilaksanakan oleh pihak panitia pilkades serta cakades yang menolak dapat menerima hasil keputusan rapat pada hari ini.

Senada dengan Wisli, Kadis PMD Drs. Bayu juga menambahkan bahwa sesuai dengan konstitusi kita sebagai warga negara harus mengikuti mekanisme dan aturan yang ada dalam proses pilkades.

"Setiap pemilihan pasti ada yang kalah dan ada yang menang, agar pihak yang kalah dapat berbesar hati dengan hasil perolehan suara dan tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat melanggar hukum," ungkapnya.

Kapolsek Belitang IPDA Agus Junaidi juga memberikan pesan kepada warga agar sabar dan menunggu hasil pleno yang akan digelar oleh panitia pilkades serta tetap melakukan aktifitas seperti biasa.

"Personel Polsek dan Koramil siap mengamankan pelaksanaan pleno pilkades Menua Prama dan diharapkan semua pihak dapat mendukung serta tidak ada pihak yang mengganggu jalannya pleno," ujar Kapolsek.

Untuk menutup rangkaian kegiatan rapat koordinasi sengketa pilkades Menua Prama diperoleh hasil bahwa sesuai dengan kesepakatan bersama akan digelar pleno pada hari Seninn mendatang (14/10/2019) yang bertempat di GPU Desa Menua Prama.(tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini