Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter Selama Tiga Hari, BMKG Keluarkan Peringatan untuk Perairan Kalbar

Editor: Redaksi author photo

Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter Selama Tiga Hari, BMKG Keluarkan Peringatan untuk Perairan Kalbar
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca buruk dan fenomena pasang surut air laut yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di pesisir maupun daratan Kalimantan Barat.

Peringatan Dini Cuaca: Hujan Sedang hingga Lebat

BMKG menetapkan status WASPADA untuk potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

  • Wilayah Terdampak (4 Januari): Bengkayang, Kapuas Hulu, Kubu Raya, Landak, Sambas, Sanggau, dan Sintang.

  • Wilayah Terdampak (5 Januari): Meliputi hampir seluruh kabupaten/kota termasuk Pontianak, Singkawang, Ketapang, dan Sekadau.

  • Potensi Angin Kencang: Untuk periode 3-5 Januari 2026, potensi angin kencang dinyatakan NIHIL, namun kecepatan angin di beberapa wilayah seperti Sambas dapat mencapai 22 km/jam.

2. Detail Prakiraan per Wilayah (4-5 Januari)

Berdasarkan tabel prakiraan, hujan petir diprediksi akan terjadi di beberapa titik waktu krusial:

  • Sambas & Kapuas Hulu: Berpotensi hujan petir pada siang hari (13.00 - 16.00 WIB) dan dini hari.

  • Kubu Raya: Hujan lebat disertai petir diprediksi terjadi pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

  • Kelembaban: Tingkat kelembaban udara sangat tinggi, berkisar antara 60% hingga 100% di seluruh wilayah.

3. Peringatan Pasang Air Laut Maksimum


Masyarakat di kawasan pesisir perlu mewaspadai fenomena pasang air laut yang mencapai titik tertinggi tahunannya.

  • Kota Pontianak: Pasang tertinggi diprediksi mencapai 2,0 meter (maksimum tahun 2026) yang akan terjadi pada 4-7 Januari 2026 antara pukul 05.00 hingga 09.00 WIB.

  • Kendawangan: Pasang tertinggi diprediksi mencapai 1,9 meter pada 3-5 Januari 2026 antara pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.


Saran Keselamatan: Pemerintah dan BMKG mengimbau warga, khususnya di daerah rawan banjir dan bantaran sungai, untuk waspada terhadap genangan air akibat kombinasi hujan lebat dan pasang air laut maksimum. Pastikan untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG atau situs resmi. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini