
Lahan Gambut Terbakar Di Sekadau Hilir, Tim Gabungan dan Pemerintah Desa dibantu Perusahaan Berjibaku Padamkan Api
KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU) — Kebakaran lahan perkebunan terjadi di Gg. Panca Warna, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Selasa (6/10/2026) malam.
Kebakaran melanda lahan milik warga setempat dengan luas sekitar 0,1 hektare. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau menerima laporan dari warga pada pukul 23.49 WIB dan langsung mengerahkan personel ke lokasi.
Kepala DPKP Kabupaten Sekadau, Drs. Eko Sulistyo, mengatakan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 00.04 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan.
“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas juga melakukan pendinginan dan penguraian untuk memastikan tidak ada bara api yang masih menyala,” ujar Eko Sulistyo.
Menurut Eko, penanganan kebakaran cukup menantang karena kondisi lahan berupa tanah gambut. Bara api diduga masih tersimpan di bawah permukaan tanah setelah sebelumnya terjadi kebakaran di lokasi tersebut.
“Lahan gambut memang perlu penanganan lebih lanjut karena api atau bara bisa bertahan di bawah permukaan. Sebelumnya tim gabungan juga sudah melakukan pemadaman di lokasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi angin yang cukup kencang pada Selasa malam diduga menyebabkan bara api kembali menyala dan memicu kebakaran.
Dalam proses pemadaman, petugas melakukan teknik penguraian untuk mencari titik-titik api dan bara yang masih aktif. Setelah itu, area tersebut dilakukan pendinginan secara menyeluruh untuk mencegah api kembali muncul.
“Setelah api berhasil dipadamkan, kita tidak langsung meninggalkan lokasi. Petugas melakukan pengecekan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali,” kata Eko.
Kendala lain yang dihadapi petugas adalah tidak adanya sumber air di sekitar lokasi. Selain itu, akses menuju lokasi cukup sulit karena hanya dapat dilalui melalui gang yang sempit dan kondisi tanah gambut.
Penanganan kebakaran berlangsung hingga pukul 03.50 WIB. Petugas kemudian memastikan kondisi lokasi aman sebelum meninggalkan tempat kejadian.
Eko mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas di sekitar lahan yang mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Apabila melihat adanya asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak sampai meluas,” tegasnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, DPKP Kabupaten Sekadau berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sekadau, Manggala Agni dan KPH Sekadau dan Pemerintah Desa Sungai Ringin.
Namun demikian, Rabu 6 Oktober 2026 siang, dilahan yang sama, titik api kembali menyala. sejumlah petugas gabungan BPBD, Kepolisian Resort Sekadau, Tim Satgas Siaga Api Desa Sungai Ringin dibackup perusahaan Gunas Group terjun ke lokasi mengendalikan dan memadamkan api.
" Kami dari Pemerintah Desa, ditugaskan Kepala Desa untuk ikut serta membantu pemadaman dilokasi kebakaran lahan ini, " ujar Akhaml Setiadi Musran S.Pd, Sekdes Desa Sungai Ringin.
Proses pemadaman juga mendapat bantuan suplay air dengan kendaraan mobil tangki dari perusahaan Gunas Group. mengingat petugas kesulitan mendapatkan sumber air di sekitaran lokasi kejadian.
" Terimakasih kepada perusahaan Gunas yang membantu pemadaman, menerjunkan personel, peralatan dan juga kendaraan tangki air untuk mempermudah kami memadamkan titik api, " timpal Akmal. (Al)
Editor : Aan