Karhutla Di Kendawangan Capai 8 Hektare, Polres Ketapang Tindaklanjuti 35 Hotspot

Editor: Redaksi author photo

Karhutla Di Kendawangan Capai 8 Hektare, Polres Ketapang Tindaklanjuti 35 Hotspot
KALBARNEWS.CO.ID (KETAPANG) – Polres Ketapang Polda Kalbar bersama unsur terkait melakukan groundcheck dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Minggu (4 Oktober 2026). Kegiatan tersebut dilakukan menyusul terdeteksinya puluhan titik panas melalui aplikasi Lancang Kuning di wilayah Desa Air Hitam Besar dan Desa Pembedilan.


Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan langkah cepat dilakukan untuk memastikan titik panas yang terdeteksi satelit benar-benar berada di lapangan dan segera ditangani apabila ditemukan adanya kebakaran. 


“Setiap informasi hotspot kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan. Penanganan cepat sangat penting agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Kapolres.


Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan menemukan sejumlah areal yang telah terbakar pada kawasan konsesi CA, PT. HKI dan PT. BMJ. Dari hasil pengecekan lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 8 hektare, terdiri dari 6 hektare di Desa Air Hitam Besar dan 2 hektare di Desa Pembedilan. Vegetasi yang terbakar berupa ilalang, semak belukar dan albasia, dengan jenis kebakaran permukaan serta kondisi tanah mineral.


Penanganan dilakukan dengan melibatkan personel Damkar PT. BMJ, PT. HKI, PT. BNS, Polsek Kendawangan, PT. SKS serta Koramil Kendawangan. Tim menggunakan sejumlah sarana pendukung, di antaranya kendaraan pemadam, sepeda motor, pompa punggung, mesin pemadam dan perangkat GPS untuk menjangkau serta memantau lokasi terdampak.


Kapolres Ketapang menegaskan bahwa setelah pemadaman, personel juga melakukan penyisiran dan pendinginan pada areal bekas terbakar untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menyala. “Kami tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga memastikan lokasi benar-benar aman melalui penyisiran dan pendinginan. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mencegah Karhutla kembali meluas,” tegasnya.


Polres Ketapang mengimbau masyarakat maupun perusahaan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang rawan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.(Fendi's/Hms Polres Ktp)

Share:
Komentar

Berita Terkini