KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) — Kepala Desa Batu Ampar, Herry Prawiranto, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terhadap masyarakat Desa Batu Ampar dalam masa peralihan mata pencaharian.Kades Batu Ampar: Warga Tak Lagi Menebang, Kini Fokus Habiskan Stok Arang Sisa
Herry mengatakan, masyarakat Batu Ampar kini tidak lagi melakukan penebangan. Aktivitas yang masih berlangsung saat ini hanya penjualan arang sisa dari aktivitas sebelumnya, yang menurutnya masih tersisa sekitar 100–200 ton di Desa Batu Ampar.
“Kami sudah tidak melakukan penebangan lagi. Yang ada sekarang ini hanya arang sisa. Kami berharap arang sisa ini bisa habis karena masyarakat juga membutuhkan hasil penjualannya untuk membayar utang selama masa peralihan,” ujar Herry.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kubu Raya yang masih memberikan waktu kepada masyarakat untuk menyelesaikan penjualan stok arang tersebut.
Menurut Herry, masyarakat telah mengikuti arahan pemerintah dan berharap kepatuhan tersebut juga diikuti dengan perhatian terhadap hak serta kebutuhan warga selama masa transisi.
“Kami sudah patuh kepada pemerintah. Tolong berikan juga hak-hak kami sebagai masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Herry menyebut pembangunan infrastruktur di Desa Batu Ampar mulai menunjukkan perkembangan. Lampu penerangan jalan mulai dipasang untuk mendukung pengembangan ekowisata di wilayah tersebut. Infrastruktur jalan juga mulai dikerjakan.
Ia berharap pengembangan ekowisata dan ruang publik dapat menjadi bagian dari masa depan ekonomi masyarakat Batu Ampar setelah beralih dari aktivitas yang selama ini bergantung pada arang.
“Kami minta masyarakat percaya kepada kami. Kami tidak lagi merusak alam. Kami tidak melakukan penebangan lagi,” tegas Herry.
Herry juga berharap proses peralihan tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat memiliki sumber penghidupan baru tanpa kembali melakukan aktivitas yang merusak lingkungan.
“Kami sangat bersyukur dengan perhatian pemerintah. Mudah-mudahan ini menjadi pengingat bagi kami untuk tidak kembali melakukan pembalakan,” pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan