
Chery Stockman Siap Acak-Acak Pasar Australia Lewat Teknologi PHEV Diesel!
KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) - Pasar
kendaraan komersial ringan, khususnya segmen truk pikap (ute), tengah mengalami
pergeseran peta kekuatan yang cukup signifikan. Selama bertahun-tahun, segmen
tangguh ini didominasi oleh mesin peminum bahan bakar fosil murni.
Namun, batas-batas tersebut kini
kian mengabur. Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Chery, secara resmi menggebrak
pasar Australia dengan membuka keran pemesanan untuk mobil model terbarunya
yakni Chery Stockman.
Langkah Chery bukan sekadar
ekspansi pasar biasa. Seperti dikutip dari Car News China, Sabtu 3 Oktober
2026, Stockman datang memikul predikat yang cukup berani sebagai pikap
berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) berbasis mesin diesel
pertama di dunia.
Kehadirannya menandai fase baru
di mana keandalan mesin peminum solar dikawinkan secara presisi dengan
efisiensi tenaga listrik modern.
Kombinasi Tenaga Monster dan
Efisiensi Tinggi
Daya tarik utama Chery Stockman
terletak pada apa yang tersembunyi di balik kap mesinnya. Menolak kompromi
antara performa dan ramah lingkungan, Chery membenamkan racikan dapur pacu
berupa mesin diesel 2.5 liter yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga
tinggi.
Kombinasi ini mampu memuntahkan
daya hingga 469 daya kuda (350 kW) serta torsi puncak yang sangat masif, yakni
800 Nm.
Di atas kertas, angka-angka
tersebut meletakkan Stockman sebagai salah satu pikap paling bertenaga di
kelasnya. Hebatnya lagi, performa tangguh tersebut tidak diimbangi dengan
keborosan bahan bakar.
Melalui efisiensi sistem PHEV,
pikap ini diklaim mampu menjelajah hingga 100 kilometer hanya menggunakan
tenaga baterai murni (standar NEDC). Untuk penggunaan jarak jauh, konsumsi
bahan bakarnya tercatat sangat irit, yaitu berada di kisaran 2 liter per 100
kilometer.
Desain Maskulin dengan Sentuhan
Modern
Dari segi visual, Chery Stockman
memancarkan ketegasan khas kendaraan petualang. Garis-garis desainnya memadukan
aura ketangguhan gaya Ford Bronco dan keanggunan ala Jeep Gladiator.
Dengan panjang mencapai 5,45
meter serta ground clearance setinggi 247 mm saat bermuatan penuh, kendaraan
ini dirancang untuk melibas berbagai medan ekstrem Australia tanpa ragu.
Daya angkutnya pun tak main-main.
Luas bak belakang yang proporsional dipadukan dengan kapasitas tarik (towing
capacity) hingga 3,5 ton, menjadikan Stockman tidak hanya menarik dipandang,
tetapi juga sangat fungsional untuk kebutuhan kerja berat maupun aktivitas luar
ruangan.
Masuk ke dalam kabin, nuansa
kokpit modern langsung terasa. Konfigurasi lima penumpang ini dilengkapi layar
sentuh berukuran besar, head-up display (HUD), dan instrumen digital.
Menariknya, Chery tetap
mempertimbangkan faktor ergonomis bagi pengemudi dengan mempertahankan sejumlah
tombol fisik dan tuas transmisi berdesain kokoh.
Strategi Pasar dan Potensi
Persaingan
Australia dipilih sebagai
panggung debut global bagi Stockman—yang di pasar Tiongkok dikenal dengan nama
Rely Hi800. Keputusan ini tergolong strategis mengingat konsumen Australia
dikenal sangat menyukai kendaraan pikap serbaguna yang tangguh di segala medan.
Meskipun produsen belum merilis
pengumuman resmi terkait patokan harga akhir, laporan dari Car News China
mengestimasi bahwa kendaraan ini bakal dibanderol pada kisaran 60.000 hingga
70.000 AUD sekitar Rp747 juta hingga Rp871 juta.
Untuk mengamankan nomor antrean
pengiriman, konsumen cukup menyetorkan uang muka (deposit) sebesar 1.000 AUD
sekitar Rp12,4 juta yang bersifat dapat dikembalikan (refundable).
Sebagai daya tarik tambahan bagi
konsumen awal, Chery turut menyertakan bonus berupa layanan servis gratis
selama tiga tahun serta voucer toko senilai 2.000 AUD sekitar Rp24,9 juta.
Kedatangan Chery Stockman
dipastikan akan memanaskan peta persaingan pikap ramah lingkungan di Negeri
Kanguru, langsung berhadapan dengan rival sekelasnya seperti BYD Shark 6 dan
GWM Cannon Alpha.
Keberanian Chery mengawinkan teknologi PHEV dengan mesin diesel berpotensi menjadi standar baru bagi industri pikap global di masa depan.*