
517 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Ketapang Paling Banyak
KALBARNEW.CO.ID (PONTIANAK) – Sebaran titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat masih cukup tinggi. Berdasarkan data BMKG untuk 4 Oktober 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, terdeteksi 517 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota.
Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 438 titik, terdiri dari 7 titik tingkat kepercayaan rendah, 407 titik sedang, dan 24 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.
Selanjutnya Sintang 29 titik, Melawi 24 titik, Sanggau 14 titik, dan Sekadau 4 titik. Sementara Bengkayang dan Landak masing-masing 2 titik.
Untuk wilayah lainnya, Kubu Raya terdeteksi 2 titik panas, sedangkan Kapuas Hulu dan Kayong Utara masing-masing 1 titik. Sambas, Mempawah, Pontianak, dan Singkawang tercatat nihil hotspot.
Secara keseluruhan, dari 517 titik panas tersebut terdapat 7 titik dengan tingkat kepercayaan rendah, 486 titik sedang, dan 24 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.
BMKG menjelaskan, data hotspot tersebut diperoleh melalui sensor VIIRS dan MODIS pada satelit NOAA-20, S-NPP, Terra, dan Aqua. Deteksi menunjukkan lokasi yang mengalami anomali suhu panas dibandingkan kondisi sekitarnya.
Namun, BMKG mengingatkan bahwa hotspot dapat tidak terdeteksi apabila wilayah tertutup awan atau berada dalam kondisi blank zone.
Sebaran ini menjadi perhatian, terutama di wilayah dengan konsentrasi hotspot tinggi, seiring potensi kebakaran hutan dan lahan yang masih perlu diwaspadai. (Tim Liputan)
Editor : Aan