Warga Terdampak Kabut Asap Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis BI dan PMI

Editor: leoian790@gmail.com author photo

Warga Terdampak Kabut Asap Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis BI dan PMI
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat masyarakat di Kalimantan Barat semakin waspada terhadap kondisi kesehatan. Keluhan seperti flu, batuk hingga radang menjadi alasan sebagian warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Barat dan Puskesmas Sungai Rengas.

Layanan kesehatan gratis tersebut berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 21–22 September 2026 kemarin. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kondisi udara tidak sehat akibat kabut asap. Pelayanan dipusatkan di dua lokasi, yakni Aula PMI Provinsi Kalimantan Barat dan Puskesmas Sungai Rengas. Masyarakat yang datang dapat memperoleh sejumlah layanan kesehatan secara cuma-cuma, mulai dari konsultasi dokter, pemeriksaan kesehatan dasar hingga pemeriksaan tekanan darah.

Salah seorang warga yang memanfaatkan layanan tersebut, Rika Amelia (40), mengaku mengalami sejumlah keluhan kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang sehat. Rika mengatakan dirinya mengetahui informasi mengenai layanan kesehatan gratis tersebut melalui akun Instagram Bank Indonesia.

”Keberadaan posko kesehatan gratis menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan, terutama bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi kabut asap.” ungkap Rika.

Ia menilai pemeriksaan kesehatan penting dilakukan sebagai langkah untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus mengantisipasi munculnya gangguan kesehatan akibat paparan udara yang tidak sehat.

”Untuk mengikuti layanan tersebut, masyarakat diwajibkan membawa kartu identitas diri, seperti KTP atau SIM, sebagai persyaratan pendaftaran.” katanya.

Selain layanan pemeriksaan kesehatan, panitia juga menyediakan goodie bag bagi 100 pendaftar pertama. Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia dan tidak mengabaikan keluhan kesehatan selama kondisi kabut asap masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan serta mendorong deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan yang berpotensi muncul akibat paparan udara tidak sehat. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini