KALBARNEWS.ID PONTIANAK — Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ruzana, mengawali perjuangannya di ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100 dengan kemenangan dramatis.
Tampil di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Ruzana harus bermain tiga gim untuk menundukkan wakil India, Rujula Ramru, pada babak pertama kualifikasi.
Ruzana sempat kehilangan gim pertama dengan skor 13-21. Namun, pemain Indonesia itu bangkit dan merebut gim kedua dengan skor ketat 22-20, sebelum memastikan kemenangan pada gim penentuan dengan skor meyakinkan 21-10.
Pada gim pertama, Ruzana mengaku masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan karakter lapangan. Permainan kemudian berlangsung semakin ketat di gim kedua. Sempat unggul, Ruzana justru kehilangan konsentrasi di poin-poin akhir sehingga lawan mampu mendekat.
Beruntung, Ruzana mampu menjaga ketenangan dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim ketiga. Di gim penentuan, ia tampil lebih percaya diri dan mengontrol permainan hingga akhirnya mengunci kemenangan.
Usai pertandingan, Ruzana bersyukur dapat melewati laga perdana tanpa mengalami cedera.
“Alhamdulillah, hari ini pertandingannya cukup lancar dan tanpa cedera. Tadi lawan India di set pertama cukup ada kesulitan karena lapangan berbeda dari sebelumnya, jadi mungkin masih mencari-cari pola mainnya,” ujar Ruzana.
Ruzana juga mengakui sempat kehilangan fokus ketika memasuki poin-poin krusial pada gim kedua.
“Set kedua sempat memimpin, tapi pas poin-poin akhir jadi hampir sama dan sempat hampir terkejar. Itu fokusnya agak hilang saja,” tuturnya.
Selain persoalan teknis, Ruzana menyoroti kondisi udara akibat kabut asap yang turut dirasakan para pemain selama pertandingan. Menurutnya, kondisi tersebut cukup berpengaruh, terutama terhadap kenyamanan pernapasan dan tenggorokan.
“Cukup berefek dari asapnya dan itu mempengaruhi kondisi dalam tubuh, terutama tenggorokan dan lain-lain. Untuk mengantisipasinya lebih menjaga saja, dari vitamin serta persiapan fisiknya yang dijaga,” jelasnya.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Ruzana untuk melanjutkan perjuangan di babak kualifikasi berikutnya. Ia kembali akan menghadapi wakil India.
Meski belum pernah berhadapan langsung dengan calon lawannya, Ruzana mengaku telah mempelajari permainan sang lawan melalui sejumlah pertandingan.
“Saya pribadi belum pernah ketemu lawannya, cuma dari beberapa pertandingan saya melihat kurang lebih sudah tahu caranya. Yang pasti harus siap pikiran dan mentalnya saja,” pungkas Ruzana.
