Rehan/Melati Tersingkir di Semifinal, Akui Terlambat Beradaptasi Hadapi Wakil China

Editor: leoian790@gmail.com author photo


KALBARNEWS.CO.ID
PONTIANAK — Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti, harus terhenti di babak semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

Bertanding di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Sabtu (5/9/2026), Rehan/Melati yang menjadi unggulan kelima harus mengakui keunggulan pasangan China, Liao Pin Yi/Zhang Jia Han, dalam dua gim langsung dengan skor 18-21, 18-21.

Sejak awal pertandingan, Rehan/Melati mampu memberikan perlawanan ketat. Namun, pasangan China tampil lebih konsisten, terutama setelah mampu mengubah pola permainan dan membuat wakil Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.

Melati Daeva Oktavianti mengakui kualitas pemain China memang menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, kekalahan ini menjadi pelajaran penting, terlebih laga tersebut merupakan penampilan mereka sebagai pasangan baru.

Melati Daeva Oktavianti mengatakan, pasangan China mampu melakukan perubahan strategi di tengah pertandingan, sementara dirinya dan Rehan terlambat beradaptasi.

“Pemain China, mau junior atau senior, semuanya punya kualitas yang sangat bagus. Ini jadi satu pelajaran buat kami sebagai partner baru. Di permainan tadi kelihatan banget kekurangan kami di mana dan itu yang akan dievaluasi dan diperbaiki ke depan.”

Melati juga mengakui kesalahan sendiri turut menjadi faktor yang membuat mereka kehilangan momentum.

“Setelah kami unggul di gim pertama dan kedua, mereka mengubah pola permainan dan kami terlambat beradaptasi, jadi banyak melakukan kesalahan sendiri.”

Sementara itu, Rehan Naufal Kusharjanto menyebut belum ada kepastian mengenai kelanjutan duetnya bersama Melati. Keduanya masih menunggu keputusan dari tim pelatih terkait program pertandingan berikutnya.

Rehan memastikan dirinya dan Melati akan menjadikan turnamen di Pontianak sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan kelebihan mereka.

“Untuk sekarang kami belum tahu ke depannya akan seperti apa dan ini baru debut juga. Kita tunggu saja bagaimana keputusan pelatih. Yang pasti kami akan fokus terus menutup kekurangan dan menambah kelebihan.”

Meski gagal melangkah ke final, perjalanan Rehan/Melati di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 menjadi pengalaman berharga untuk membangun chemistry sebagai pasangan baru.

Kini, evaluasi menjadi langkah berikutnya bagi keduanya, sembari menunggu keputusan pelatih mengenai masa depan duet tersebut.

Share:
Komentar

Berita Terkini