![]() |
| Kasat Resnarkoba Polres Kubu Raya Iptu Raimandus Nonnatus Gawe, S.Sos |
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Polres Kubu Raya terus memperkuat koordinasi dan sistem pengamanan di sejumlah jalur keluar-masuk Kota Pontianak guna mencegah peredaran gelap narkoba. Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah Bandara Internasional Supadio.
Hal
tersebut disampaikan Kasat Resnarkoba Polres Kubu Raya Iptu Raimandus Nonnatus
Gawe, S.Sos., saat konferensi pers di Aula Polres Kubu Raya, Senin (31/8/2026).
Raimandus
mengatakan, jajaran Satresnarkoba Polres Kubu Raya selama ini aktif
berkoordinasi dengan kepolisian di wilayah lain ketika menerima informasi
terkait dugaan peredaran maupun pengiriman narkoba.
Terbaru,
Satresnarkoba Polres Kubu Raya berhasil mengungkap dugaan peredaran gelap
narkoba di Bandara Supadio. Petugas mengamankan seorang yang diduga hendak
melakukan perjalanan menggunakan pesawat dengan membawa barang yang diduga
narkotika jenis sabu untuk dibawa keluar Provinsi Kalimantan Barat.
Menurut
Raimandus, maraknya dugaan peredaran narkoba yang memanfaatkan jalur
penerbangan melalui Bandara Supadio menjadi perhatian khusus pihaknya.
Pengawasan terus diperkuat untuk mencegah wilayah Kubu Raya dan Pontianak
dijadikan jalur distribusi narkoba antardaerah.
“Apabila
ada informasi-informasi, kita komunikasikan dan kita lakukan bersama,” ujar
Raimandus.
Ia
menjelaskan, jaringan peredaran narkoba tidak hanya melibatkan warga dari
Pontianak maupun Kubu Raya. Pelaku maupun jaringan dapat berasal dari berbagai
daerah dan memanfaatkan wilayah tersebut sebagai jalur perlintasan.
Raimandus
mencontohkan, pada pekan sebelumnya pihaknya menerima informasi mengenai
seseorang yang diduga hendak berangkat menuju Jakarta. Setelah identitas orang
tersebut diketahui, informasi kemudian segera dikomunikasikan dan
dikoordinasikan dengan jajaran kepolisian terkait.
Menurutnya,
koordinasi lintas wilayah menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai
peredaran narkoba, terutama jaringan yang memanfaatkan jalur transportasi udara
maupun jalur keluar-masuk antardaerah.
“Orang-orang
itu bukan cuma dari Pontianak. Bagaimana Pontianak bisa menjadi jalur masuk,
itu yang selama ini kita antisipasi,” tegasnya.
Polres
Kubu Raya memastikan pengawasan terhadap jalur transportasi, termasuk Bandara
Supadio, akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya memberantas peredaran
gelap narkoba di Kalimantan Barat. (tim liputan).
Editor : Heri
