
Pembagain Masker terus Belanjut di Sekadau, Sejumlah Pihak Siaga Darurat ISPA
KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU) — Kondisi Kabut asap dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat terus berlanjut di wilayah Kabupaten Sekadau.
Sejumlah Komunitas organisasi kemasyarakatan dan aparat Kepolisian terjun langsung ke masyarakat untuk membagikan masker sekaligus memberikan edukasi dampak dari Kebakaran hutan dan lahan serta dampak Kabut Asap kepada kesehatan dan aktifitas lainya.
Selasa 1 September 2026, RAPI Wilayah XIII Sekadau bersama Kepolisian Resort dan PMI menyambangi masyarakat di kawasan Terminal Lawangkuwari serta sejumlah titik dalam kota Sekadau.
Kegiatan di ikuti, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, S.H., S.I.K., M.H., M.A. turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua PMI Kabupaten Sekadau Iwan Karantika, S.E., M.M., Ketua RAPI Wilayah XIII Sekadau sekaligus Ketua PWI Kalbar Kundori, S.Sos., M.Si., anggota Satlantas Polres Sekadau, anggota RAPI, serta anggota PMI.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Kabupaten Sekadau.
Pembagian masker menyasar sejumlah lokasi, di antaranya penumpang angkutan umum di Terminal Lawangkuwari, pengguna kendaraan roda dua dan roda empat di Jalan Merdeka Barat, serta masyarakat umum di dalam kota Sekadau.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk membantu masyarakat mengurangi paparan langsung asap dan partikulat akibat kondisi udara yang kurang baik.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Dinas Kesehatan juga telah melakukan langkah antisipasi terhadap dampak kesehatan akibat kabut asap.
Sejak Senin (31/8/2026), sejumlah peralatan medis tanggap darurat ISPA telah disiapkan di Posko Karhutlabun Kecamatan Sekadau Hilir yang berada di Kantor Dinas Pemadam dan Penyelamatan Pemda Sekadau.
Peralatan yang disiapkan antara lain pelbed, dua tabung oksigen, satu unit ambulans, serta peralatan medis lainnya. Petugas Damkar juga telah mendapatkan pelatihan singkat terkait penanganan medis terhadap pasien yang mengalami ISPA.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari Dr. Tanjung Tampubolon, RSUD Sekadau turut melakukan langkah antisipasi dengan menyiagakan sebanyak 80 tabung oksigen untuk menghadapi kemungkinan terjadinya peningkatan pasien ISPA akibat kabut asap.
Kondisi kabut asap di wilayah Kabupaten Sekadau hingga saat ini masih tergolong tebal. Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan yang berkaitan dengan gangguan pernapasan.
Meski kondisi kabut asap masih menjadi perhatian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sekadau hingga saat ini terpantau kondusif.
Aparat terkait juga tetap meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampaknya terhadap masyarakat.(Al)
Editor : Aan