Hotspot Kalbar Turun, dari 3.022 Menjadi 2.683 Titik
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Kabar baik datang dari perkembangan titik panas atau hotspot di Kalimantan Barat. Berdasarkan pemantauan BMKG, jumlah titik panas pada 5 September 2026 tercatat 2.683 titik, turun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 3.022 titik.
Artinya, terjadi penurunan sebanyak 339 titik panas, atau sekitar 11,2 persen dalam sehari.
Meski mengalami penurunan, jumlah hotspot di Kalbar masih tergolong tinggi. Ketapang menjadi daerah dengan sebaran titik panas paling dominan, mencapai 1.919 titik. Disusul Kayong Utara 353 titik dan Kubu Raya 166 titik.
Dari total tersebut, BMKG mencatat 105 titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi, 2.522 titik tingkat kepercayaan menengah, dan 56 titik tingkat kepercayaan rendah.
Penurunan ini menjadi sinyal positif di tengah kondisi rawan kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kalbar. Namun, masyarakat dan seluruh pihak tetap diminta waspada karena titik panas masih terkonsentrasi cukup tinggi di beberapa kabupaten.
Dari 3.022 menjadi 2.683 titik, hotspot memang turun 339 titik. Tetapi dengan ribuan titik panas yang masih terdeteksi, ancaman karhutla di Kalbar belum sepenuhnya reda. (Tim Liputan)
Ediotr : Aan