KALBARNEWS.ID PONTIANAK — Pasangan ganda campuran Indonesia, Gosal/Mentari, sukses mengamankan kemenangan dramatis pada lanjutan Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 2026 yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak.
Menghadapi pasangan Lin/Chen, Gosal/Mentari harus bekerja keras melalui pertarungan tiga gim sebelum akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 17-21, 21-11, 21-16.
Pertandingan berlangsung sengit sejak gim pertama. Kedua pasangan terlibat aksi saling kejar poin hingga memasuki fase krusial. Namun, sejumlah kesalahan sendiri membuat Gosal/Mentari harus menyerahkan gim pembuka kepada lawan dengan skor 17-21.
Tak ingin kembali kehilangan momentum, Gosal/Mentari tampil lebih agresif pada gim kedua. Permainan yang lebih konsisten serta kemampuan mengurangi kesalahan sendiri membuat mereka mampu mengendalikan pertandingan.
Hasilnya, Gosal/Mentari menang telak 21-11 dan memaksa laga berlanjut ke gim penentuan.
Memasuki gim ketiga, pertarungan kembali berlangsung ketat. Kondisi fisik yang mulai terkuras tidak menghalangi pasangan Indonesia untuk tetap menjaga konsentrasi. Mereka mampu tampil lebih tenang pada poin-poin penting hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-16.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Gosal/Mentari melaju ke babak berikutnya.
Menghadapi pertandingan selanjutnya, pasangan Indonesia menyadari tantangan yang lebih berat sudah menanti. Mereka dijadwalkan berhadapan dengan pemain senior Melati Daeva Oktavianti.
Menghadapi laga tersebut, Gosal/Mentari memilih tampil tanpa beban atau nothing to lose, dengan tekad memberikan permainan terbaik dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Selain lawan di lapangan, kondisi udara Kota Pontianak yang masih diselimuti kabut asap juga menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet. Fluktuasi kualitas udara membuat pemain harus lebih memperhatikan kondisi fisik dan stamina selama mengikuti turnamen.
Penggunaan masker saat beraktivitas di luar arena pertandingan serta menjaga kebugaran menjadi bagian penting agar kondisi tetap prima hingga seluruh rangkaian turnamen berakhir.
