Program Diaspora
Berdampak menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan
akademik, khususnya dalam pengembangan penelitian yang memiliki relevansi
global sekaligus membangun jejaring dengan mitra perguruan tinggi di luar
negeri. Tim Diaspora Berdampak sendiri terdiri dari sembilan orang yakni Agus
Fitriangga, Asmaurika Pramuwidya, Eka Ardiani Putri, Poppy Novitarini, Agustina
Arundina Triharja T, Rangga Putra Nugraha, Faisal Kholid Fahdi, Ahmad Ramdhani
dan Agus Yulianto.
Sejumlah agenda
telah dilaksanakan, mulai dari kuliah umum, workshop, hingga klinik proposal
riset. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman
mengenai pengembangan penelitian, penyusunan proposal yang kompetitif, hingga
strategi membangun kolaborasi riset dengan institusi internasional.
Salah satu hasil
penting dari kegiatan ini adalah pengembangan sejumlah proposal penelitian yang
dipersiapkan untuk diajukan melalui skema hibah internasional. Dalam
pengembangannya, University of Derby menjadi salah satu institusi yang
diproyeksikan sebagai mitra kolaborasi. Penyusunan proposal dilakukan secara
intensif melalui diskusi dan pendalaman substansi penelitian, mulai dari
penajaman pertanyaan riset, penguatan metodologi, hingga penyusunan strategi
kolaborasi dan pendanaan.
Melalui program
Diaspora Berdampak, FK UNTAN tidak hanya mendorong pertukaran pengetahuan dan
pengalaman akademik, tetapi juga membuka peluang terbentuknya kerja sama
penelitian yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat berkembang
menjadi penelitian bersama, publikasi internasional, serta peluang memperoleh
pendanaan riset dari berbagai skema hibah internasional.
Program ini
sekaligus menjadi bagian dari upaya Universitas Tanjungpura memperluas jejaring
akademik global dan mendorong lahirnya penelitian yang tidak hanya memiliki
nilai akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
.jpeg)