Bukan Cuma Ormas, Parpol Juga Diajak Bergerak! Amini Maros: Banyak Warga Kubu Raya Masih Butuh Air Minum
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Persoalan kebutuhan air bersih dan air minum di sejumlah wilayah Kabupaten Kubu Raya mendorong pemerintah untuk menggandeng berbagai elemen masyarakat. Tidak hanya organisasi kemasyarakatan (ormas), tetapi juga partai politik diharapkan ikut mengambil bagian membantu warga.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kubu Raya, Amini Maros, saat membahas upaya distribusi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Amini mengatakan, langkah tersebut merupakan arahan Bupati Kubu Raya dengan mengajak para mitra pemerintah, termasuk ormas, untuk bersama-sama mendistribusikan air kepada masyarakat.
“Kami diperintahkan Bapak Bupati untuk mengajak mitra-mitra, dalam hal ini ormas-ormas,” ujar Amini.
Menurutnya, distribusi air tidak hanya dilakukan oleh satu organisasi. Setelah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Perkumpulan Merah Putih (PMP), pihaknya juga akan mendorong ormas lainnya untuk bergerak dan menyasar titik-titik yang benar-benar membutuhkan.
Amini menyebut, terdapat sejumlah ormas yang sejauh ini telah menunjukkan kepedulian dengan membantu masyarakat.
Di antaranya Perkumpulan Merah Putih, yang menaungi berbagai elemen masyarakat, kemudian Balak Komando, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, Nasyiatul Aisyiyah, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kubu Raya.
Bantuan yang diberikan pun tidak sebatas air bersih. Muhammadiyah Kubu Raya, misalnya, disebut turut memberikan dukungan berupa air, oksigen, hingga dapur bagi relawan.
Parpol Juga Didorong Ikut Berkontribusi
Amini juga mengimbau partai politik di Kubu Raya untuk ikut mengambil peran.
Menurutnya, sudah ada sejumlah partai politik yang selama beberapa tahun terakhir turut berkontribusi memberikan bantuan air bersih dan air minum kepada masyarakat.
“Kami terus menghimbau kepada seluruh elemen, termasuk ormas dan partai politik, agar bisa membantu masyarakat kita yang saat ini betul-betul membutuhkan air minum,” katanya.
Namun, Amini menegaskan pemerintah tidak memaksa organisasi maupun partai politik untuk ikut dalam kegiatan tersebut.
Pemerintah, kata dia, hanya mengajak dan membuka ruang gotong royong agar semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu.
“Bapak Bupati mengarahkan kita tidak boleh memaksa, tapi kita menghimbau kepada seluruh elemen agar bisa membantu masyarakat kita.”
Distribusi Akan Menyasar Titik yang Benar-Benar Membutuhkan
Ke depan, distribusi air akan terus diarahkan ke lokasi-lokasi yang dinilai membutuhkan. Pemerintah bersama mitra akan melihat kondisi di lapangan sehingga bantuan tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah.
Upaya tersebut menjadi bentuk gotong royong menghadapi kebutuhan air masyarakat Kubu Raya. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin luas pula jangkauan bantuan yang dapat diberikan.
Pesannya sederhana: persoalan air bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ketika masyarakat membutuhkan, semua elemen bisa ikut bergerak dan mengambil bagian. (tim Liputan)
Editor : Aan