Tak Mau Api Merambat ke Rumah Warga, Kapolda Kalbar Pimpin Pemadaman dan Pendinginan

Editor: Redaksi author photo
Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar turun langsung Padamkan Karhutla

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mendekati kawasan permukiman warga di Kabupaten Kubu Raya. Bara api ditemukan di lahan bekas terbakar di Jalan Parit Seruat, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, tak jauh dari Komplek Arwana Indah dan Kavling Tanah Persada Land.

 

Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari jajaran Polda Kalimantan Barat. Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar turun langsung meninjau lokasi pada hari Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 14.35 WIB.

 

Kapolda didampingi Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia bersama sejumlah pejabat utama Polda Kalbar dan Polres Kubu Raya.

 

Peninjauan dilakukan di dua titik, yakni kawasan Kavling Tanah Persada Land serta lahan di sisi Komplek Arwana Indah. Dari hasil pemantauan, masih ditemukan bara di sejumlah bagian lahan yang sebelumnya pernah terbakar.

 

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, kedatangan Kapolda untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat dan optimal, sekaligus mencegah api merambat ke kawasan hunian.

 

“Kapolda Kalbar meninjau langsung lokasi untuk melihat kondisi karhutla, memastikan proses pemadaman berjalan optimal, sekaligus mengecek kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi agar api tidak meluas ke kawasan permukiman,” ujar Ade.

 

Lahan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 20 hektare. Meski sebagian area telah terbakar sebelumnya, bara masih ditemukan di beberapa titik.

 

Kondisi ini membuat petugas tidak hanya memadamkan api yang terlihat di permukaan, tetapi juga melakukan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan bara di dalam lahan tidak kembali menyala.

 

Kapolda Kalbar bahkan memimpin langsung proses pemadaman dan pendinginan. Sebanyak 60 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 15 personel Satbrimob Polda Kalbar, 20 personel Ditsamapta Polda Kalbar, dan 25 personel Polres Kubu Raya.

 

Personel menyisir kawasan terbakar, memadamkan titik api, serta melakukan pendinginan di area yang masih berpotensi menyimpan bara.

 

Langkah ini dinilai penting karena lahan bekas terbakar masih dapat menyimpan bara di bawah permukaan. Jika tidak ditangani secara menyeluruh, bara dapat kembali memicu kebakaran, terutama ketika kondisi lahan kering dan angin bertiup.

 

Selain memimpin penanganan di lapangan, Kapolda juga berdialog langsung dengan warga Komplek Arwana Indah yang berada di sekitar lokasi karhutla. Dialog tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dalam menghadapi ancaman kebakaran.

 

Jajaran kepolisian memastikan penanganan tidak berhenti pada pemadaman. Upaya pencegahan juga dilakukan agar api tidak kembali meluas dan mengancam keselamatan warga.

 

Di sisi lain, kebakaran lahan tersebut kini juga menjadi perhatian Satuan Reserse Polres Kubu Raya. Polisi melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengetahui penyebab kebakaran serta memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

 

Kehadiran langsung pimpinan kepolisian di lokasi menjadi sinyal bahwa karhutla yang berada di sekitar permukiman tidak dianggap sebagai persoalan biasa. Pemadaman, pendinginan, pengamanan warga, hingga penyelidikan dilakukan secara bersamaan untuk mencegah ancaman yang lebih besar. (tim liputan).

 

Editor : Heri

Share:
Komentar

Berita Terkini