Polisi Kawal Kubu Raya Bersholawat, 234 Personel Amankan 10.000 Jamaah dan Arus Lalu Lintas
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) -- Sekitar 10.000 jamaah memadati halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (19/8/2026) malam. Di tengah membeludaknya massa dalam kegiatan Kubu Raya Bersholawat, Polres Kubu Raya mengerahkan ratusan personel gabungan untuk memastikan rangkaian acara berlangsung aman sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Sebanyak 234 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Kekuatan itu terdiri atas 85 personel Dit Samapta Polda Kalbar, 15 personel Ditlantas Polda Kalbar, dan 134 personel Polres Kubu Raya.
Pengamanan dimulai sebelum jamaah memadati lokasi. Pada pukul 16.00 WIB, personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni. Apel tersebut didampingi Kabagops Polres Kubu Raya AKP Samidi selaku Kepala Pengendalian Pengamanan.
Pengerahan personel tidak hanya diarahkan untuk mengamankan kegiatan di dalam area acara. Polisi juga menempatkan personel di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjaga keamanan masyarakat yang melintas di Jalan Arteri Supadio.
Langkah tersebut menjadi penting karena lokasi kegiatan berada di salah satu jalur yang cukup ramai dilalui masyarakat. Lonjakan aktivitas kendaraan dan pergerakan ribuan jamaah berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas, terutama menjelang dan setelah acara.
Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti kegiatan keagamaan dengan aman, tertib, dan nyaman.
“Pengamanan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh jamaah, tamu undangan, serta masyarakat pengguna jalan. Kami juga mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujar Aiptu Ade menyampaikan pesan Kapolres Kubu Raya.
Menurut dia, personel di lapangan tidak hanya berfokus pada pengamanan di sekitar panggung dan lokasi jamaah. Polisi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta memastikan masyarakat yang datang dan meninggalkan lokasi dapat bergerak dengan tertib.
“Polres Kubu Raya mengajak seluruh masyarakat yang mengikuti kegiatan maupun pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Pengamanan akan berjalan maksimal apabila didukung kesadaran dan kepedulian seluruh masyarakat,” katanya.
Kubu Raya Bersholawat digelar sebagai bagian dari rangkaian syukuran perjalanan 19 tahun Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026.
Kegiatan juga diarahkan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, aparat keamanan, serta masyarakat Kubu Raya.
Sejumlah tokoh dan pejabat hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Bupati Kubu Raya Sujiwo, Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto, Sekda Kubu Raya Yusran Anizam, Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Hadir pula Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Habib Toha Al Jufri, Habib Zaki, KH Zamroni Hasan, anggota DPR RI H. Syarif Abdullah Alqadri, serta sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, DPRD, kejaksaan, dan organisasi perangkat daerah.
Para santri dari sejumlah pondok pesantren di Kubu Raya bersama masyarakat juga turut menjadi bagian dari ribuan jamaah yang mengikuti kegiatan tersebut.
Kapolres Kubu Raya berharap momentum Kubu Raya Bersholawat tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang bersama untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus menjaga persatuan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan dan keamanan di Kabupaten Kubu Raya,” ujar Ade.
Kapolres juga mengajak masyarakat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Kubu Raya yang semakin maju, aman, damai, dan sejahtera.
Pesan itu menjadi semakin relevan ketika ribuan orang berkumpul dalam satu ruang dengan latar belakang yang beragam. Di tengah lantunan sholawat dan doa, aparat keamanan memastikan satu hal tetap terjaga: masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk, sementara roda aktivitas publik tetap berjalan.
Bagi Polres Kubu Raya, pengamanan bukan sekadar menjaga sebuah acara. Lebih dari itu, kehadiran polisi menjadi bagian dari upaya menjaga ruang kebersamaan agar tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Tim Liputan)
Editor : Aan