Bupati Sintang Jadi Narasumber Kuliah Umum, Ajak Mahasiswa Keperawatan Siapkan Diri Menjadi Tenaga Kesehatan Profesional
KALBARNEWS.CO.ID (SINTANG) – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menjadi narasumber pada Kuliah Umum Program Studi Diploma III Keperawatan Sintang, Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Pontianak Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Kampus D Prodi D III Keperawatan Sintang, Jalan Y.C. Oevang Oeray, Baning, Senin (27/7/2026).
Kuliah umum tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Rosa Trifina, pimpinan Program Studi D III Keperawatan Sintang, para dosen, serta mahasiswa dan mahasiswi Jurusan Keperawatan.
Pada kesempatan itu, Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan materi bertajuk "Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Tenaga Kesehatan dan Keperawatan". Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan Program Studi D III Keperawatan karena kebutuhan tenaga kesehatan di daerah masih sangat besar.
Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Sintang yang memiliki wilayah luas dan jumlah penduduk yang terus bertambah membuat kebutuhan akan tenaga kesehatan profesional semakin mendesak.
"Kabupaten Sintang memiliki wilayah yang sangat luas dengan jumlah penduduk yang cukup besar. Karena itu, kebutuhan tenaga kesehatan juga sangat tinggi. Saya bersyukur dan mendukung keberadaan Program Studi D III Keperawatan ini. Kepada seluruh mahasiswa, saya berpesan agar belajar dengan sungguh-sungguh demi masa depan kalian dan harapan keluarga," ujar Gregorius Herkulanus Bala.
Ia mengingatkan bahwa profesi tenaga kesehatan bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang harus dijalankan dengan ketulusan hati.
"Bekerja di bidang kesehatan membutuhkan niat yang tulus dan hati yang ikhlas. Penghasilan adalah konsekuensi dari pelayanan yang baik, bukan sebaliknya. Berikan pelayanan terbaik terlebih dahulu, maka penghargaan akan mengikuti. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk, tenaga kesehatan di Kabupaten Sintang masih belum mencukupi," jelasnya.
Selain peluang bekerja di dalam negeri, Bupati juga menyoroti semakin terbukanya kesempatan bagi tenaga kesehatan Indonesia untuk berkarier di luar negeri. Menurutnya, para mahasiswa harus mulai mempersiapkan diri sejak dini, tidak hanya menguasai ilmu keperawatan, tetapi juga kemampuan berbahasa dan komunikasi.
"Peluang kerja tenaga kesehatan saat ini bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Sudah banyak perawat dan tenaga kesehatan Indonesia yang berkarier di berbagai negara. Karena itu, siapkan diri dengan menguasai ilmu kesehatan sekaligus kemampuan bahasa dan komunikasi. Belajarlah dengan serius. Kalian datang dari kampung dengan harapan besar dari orang tua. Ketika kembali nanti sebagai lulusan, kalian harus mampu membuat mereka bangga," pesannya.
Gregorius Herkulanus Bala berharap para mahasiswa memanfaatkan masa pendidikan sebagai kesempatan untuk membangun kompetensi dan karakter. Ia menilai tenaga kesehatan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
Kuliah umum berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan wawasan mengenai arah kebijakan pemerintah daerah sekaligus prospek pengembangan profesi tenaga kesehatan di masa depan. (Tim Liputan)
Editor : Aan