
2.086 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Ketapang dan Sanggau Jadi Daerah dengan Hotspot Terbanyak
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Sebanyak 2.086 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat pada 7 Agustus 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB. Data tersebut dirilis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio berdasarkan pemantauan satelit.
Dari total tersebut, 1.728 titik berada pada tingkat kepercayaan menengah, sebanyak 272 titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi, sementara 86 titik berada pada tingkat kepercayaan rendah.
Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 538 titik, disusul Sanggau 457 titik dan Kapuas Hulu 195 titik. Selanjutnya terdapat Sintang 186 titik, Landak 173 titik, Kayong Utara 148 titik, Kubu Raya 108 titik, Melawi 106 titik, Sekadau 83 titik, Bengkayang 68 titik, Sambas 12 titik dan Mempawah 11 titik.
Sementara itu, di Kubu Raya terdeteksi 108 hotspot, terdiri dari 13 titik dengan tingkat kepercayaan rendah, 87 titik tingkat menengah dan 8 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.
BMKG menjelaskan, deteksi hotspot menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada sejumlah satelit untuk memberikan gambaran lokasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan dan/atau lahan. Namun, hotspot bukan secara otomatis berarti seluruh titik tersebut merupakan kebakaran, sehingga tetap diperlukan verifikasi di lapangan.
Dengan jumlah hotspot yang mencapai ribuan, kondisi ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca yang relatif kering. (Tim Liputan)
Editor : Aan