KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU) — Sebanyak 18 unit rumah toko (ruko) di kawasan Terminal Lawang Kuari, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, terbakar pada Jumat (20/8/2026) dini hari. 18 Ruko di Terminal Lawang Kuari Sekadau Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dan dengan cepat merembet ke sejumlah bangunan di sekitarnya. Seluruh ruko yang terbakar merupakan bangunan dua lantai.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau, Drs. Eko Sulistyo, mengatakan kebakaran diketahui setelah warga mendengar suara ledakan dan merasakan hawa panas. Saat keluar rumah, warga melihat kobaran api telah membesar dan menjalar ke ruko-ruko di sebelahnya.
“Api diduga berasal dari salah satu ruko yang berada di bagian tengah. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui,” demikian keterangan berdasarkan laporan kejadian yang disampaikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau.
Laporan kebakaran diterima Posko Pemadam Kebakaran pada pukul 00.54 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 350 meter dari posko dan tiba pada pukul 00.55 WIB.
Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api menyebar lebih luas. Teknik penguraian juga dilakukan guna mencari titik-titik api dan memastikan tidak ada sumber api yang masih menyala.
Dalam proses penanganan, petugas turut membantu warga merobohkan sejumlah bangunan yang telah terbakar dan berada dalam kondisi rapuh.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah bangunan roboh secara tiba-tiba dan membahayakan warga di sekitar lokasi.
Pemadaman melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau bersama unsur TNI, Polri, Yayasan Bhakti Luhur Sekadau, Badan Penanggulangan Daerah Kabupaten Sekadau, serta personel Badan Pemadam Api Bhakti Bersama Kabupaten Sanggau.
Sejumlah armada juga dikerahkan, di antaranya mobil pemadam kebakaran, Water Cannon Polres Sekadau, kendaraan pemadam Yayasan Bhakti Luhur, kendaraan pemadam dari Kabupaten Sanggau, serta ambulans relawan.
Api berhasil dikendalikan dan proses pemadaman serta pendinginan selesai sekitar pukul 07.30 WIB. Petugas kemudian melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, sebanyak 18 unit ruko dilaporkan hangus terbakar dan kerugian material masih dalam pendataan.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta segera melaporkan apabila terjadi kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat.(Al)
Editor : Aan