Pengabdian Masyarakat Dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak Edukasi dan Pembuatan Obat Kumur Alami Berbahan Daun Jeruk untuk Cegah Gingivitis pada Ibu Hamil

Editor: Redaksi author photo

Pengabdian Masyarakat Dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak 

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Komitmen Poltekkes Kemenkes Pontianak dalam meningkatkan kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tahun 2026, tim dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak melaksanakan kegiatan bertajuk "Edukasi dan Pembuatan Obat Kumur Alami Berbahan Daun Jeruk sebagai Upaya Pencegahan Gingivitis pada Ibu Hamil" di Posyandu Delima, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak.

 

Posyandu Delima menjadi salah satu mitra dalam pelaksanaan kegiatan yang menyasar ibu-ibu hamil sebagai kelompok prioritas. Kelurahan Siantan Hulu merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Pontianak Utara yang aktif mengembangkan berbagai kegiatan kesehatan masyarakat melalui posyandu.

 

Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli 2026, yang dilaksankan bertepatan dengan jadwal rutin / tetap kegiatan posyandu.

 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri atas drg. Miftah Tri Abadi, M.Kes. dan Sugito, S.Pd., SKM., M.Kes. sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak melalui pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

 


Ketua pelaksana, drg. Miftah Tri Abadi, M.Kes., menjelaskan bahwa perubahan hormonal selama masa kehamilan menyebabkan ibu hamil lebih rentan mengalami gingivitis atau peradangan gusi. Kondisi tersebut apabila tidak ditangani dengan baik dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun janin. Oleh karena itu, edukasi mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan ibu hamil.

 

"Selama ini sebagian besar ibu hamil masih berfokus pada pemeriksaan kehamilan, namun sering kali mengabaikan kesehatan rongga mulut. Padahal gingivitis pada ibu hamil dapat dicegah melalui perilaku hidup bersih dan sehat serta pemanfaatan bahan alami yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar," ungkapnya.

 

Selain penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut selama kehamilan, peserta juga mendapatkan pelatihan langsung mengenai cara membuat obat kumur alami berbahan daun jeruk.

 

Daun jeruk dipilih karena mengandung berbagai senyawa aktif seperti minyak atsiri, flavonoid, dan antioksidan yang berpotensi membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit gusi.

 

Dalam sesi praktik, para peserta diajarkan mulai dari pemilihan bahan, proses pencucian, perebusan, penyaringan, hingga teknik penyimpanan obat kumur alami agar tetap higienis dan aman digunakan. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para ibu hamil yang hadir.

 

Sugito, S.Pd., SKM., M.Kes., menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh serta memiliki nilai ekonomis.

 

"Kami ingin memberikan alternatif pemeliharaan kesehatan yang sederhana, murah, mudah dibuat sendiri di rumah, serta tetap memperhatikan aspek keamanan penggunaannya. Edukasi seperti ini diharapkan dapat membentuk perilaku hidup sehat yang berkelanjutan," jelasnya.

 

Ketua Posyandu Delima, Nurbety Arsyad menyampaikan apresiasi kepada Poltekkes Kemenkes Pontianak atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru kepada ibu hamil mengenai hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan kesehatan kehamilan (mta@).

 

"Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga masyarakat memperoleh pendampingan kesehatan secara berkesinambungan. Kehadiran dosen dan mahasiswa memberikan motivasi bagi kader maupun ibu hamil untuk lebih peduli terhadap kesehatan keluarga," ujarnya.

 

Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Pontianak berharap tercipta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan gingivitis sejak masa kehamilan.

 

Selain meningkatkan pengetahuan kesehatan, pemanfaatan daun jeruk sebagai bahan alami obat kumur diharapkan mampu menjadi inovasi sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan Posyandu Delima serta masyarakat Kelurahan Siantan Hulu dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan, khususnya pada kelompok ibu hamil sebagai generasi penerus yang sehat dan berkualitas (mta@).

Share:
Komentar

Berita Terkini