KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan prioritas utama dalam kepemimpinannya. Hal itu disampaikan saat mengukuhkan pengurus baru Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) periode 2026–2031. (8/7/2026)Bupati Sujiwo: Persatuan dan Kesatuan di Atas Segalanya, FKUB Punya Peran Strategis Jaga Harmoni Kubu Raya
Menurut Sujiwo, keberadaan FKUB sangat strategis karena menjadi mitra pemerintah dalam menjaga harmonisasi kehidupan beragama di daerah yang memiliki keberagaman suku, etnis, dan agama.
"Saya mempunyai kepentingan besar terhadap FKUB. Atas nama negara, pemerintah, dan masyarakat, saya ingin persatuan dan kesatuan tetap terjaga. Saya rela dicaci dan dihujat, asalkan Kubu Raya tetap harmonis," tegasnya.
Sujiwo mengatakan Kubu Raya merupakan miniatur Indonesia dengan enam agama dan berbagai etnis yang hidup berdampingan. Karena itu, peran FKUB sangat dibutuhkan, terutama dalam membangun komunikasi lintas agama, menjaga toleransi, serta membantu penyelesaian persoalan, termasuk yang berkaitan dengan pembangunan rumah ibadah sesuai ketentuan konstitusi.
Ia menegaskan, sebagai kepala daerah dirinya terikat sumpah jabatan untuk memegang teguh Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, sehingga berkewajiban memastikan hak setiap warga negara dalam menjalankan agama dan kepercayaannya tetap terlindungi.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus FKUB periode sebelumnya atas kontribusinya menjaga kondusivitas daerah, sekaligus mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap FKUB terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat persatuan, menjaga toleransi, dan mendukung pembangunan di Kabupaten Kubu Raya. (Tim Liputan)
Editor : Aan