Alexander Wilyo Satukan Semangat Pesilat Kalbar, IPSI Pontianak dan Kubu Raya Siap Ukir Prestasi Nasional

Editor: Redaksi author photo

Alexander Wilyo Satukan Semangat Pesilat Kalbar, IPSI Pontianak dan Kubu Raya Siap Ukir Prestasi Nasional
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Semangat persatuan dan kebangkitan pencak silat Kalimantan Barat terasa kuat dalam kegiatan Halal Bihalal Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Kalimantan Barat sekaligus pelantikan pengurus IPSI Kota Pontianak dan IPSI Kabupaten Kubu Raya masa bhakti 2026-2030, yang digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (10/5) pukul 15.00 WIB.


Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi dunia pencak silat Kalbar setelah Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Bupati Ketapang, resmi memimpin Pengurus Provinsi IPSI Kalimantan Barat periode 2025-2029.


Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa pencak silat bukan hanya sekadar cabang olahraga, melainkan bagian dari jati diri bangsa yang harus dijaga, diwariskan, dan dikembangkan melalui prestasi.


“Pontianak sebagai ibu kota provinsi dan Kubu Raya sebagai daerah penyangga merupakan barometer olahraga di Kalimantan Barat. Jika pencak silat di dua wilayah ini maju, maka prestasi Kalimantan Barat di tingkat nasional juga akan terangkat,” ujarnya.

Ia meminta pengurus IPSI yang baru dilantik agar membangun kolaborasi pembinaan atlet antara Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, sehingga lahir atlet-atlet tangguh yang mampu membawa nama Kalimantan Barat di tingkat nasional maupun internasional.


Selain itu, Alexander Wilyo juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatih, wasit, dan juri agar mampu mengikuti perkembangan regulasi pertandingan pencak silat modern.


“Kita ingin lahir pendekar-pendekar muda Kalimantan Barat yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter dan sportivitas yang baik,” katanya.


*Ketua IPSI Kabupaten Kubu Raya, Sugiarto,* menyampaikan bahwa kepengurusan baru membawa harapan besar bagi kemajuan pencak silat di daerahnya. Menurutnya, olahraga pencak silat memiliki peran penting dalam membentuk disiplin, mental, dan karakter generasi muda.


“Harapan kami tentu bagaimana IPSI Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak dapat meraih prestasi yang lebih baik untuk Kalimantan Barat.

 

Pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga budaya bangsa yang harus terus dijaga,” ujarnya.


Ia menambahkan, kepengurusan baru akan mempertahankan program-program yang sudah berjalan baik sekaligus melakukan pembinaan lebih maksimal demi meningkatkan prestasi atlet.


“Ada perubahan dalam kepengurusan, tetapi semangatnya tetap sama, yakni membawa IPSI menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tentunya kami akan mempertahankan yang sudah baik dan meningkatkan prestasi ke depan,” katanya.


Sementara itu, *Ketua IPSI Kota Pontianak, Dede Martin Kurniawan, S.A.P.,* menegaskan komitmennya untuk membangun pembinaan atlet yang lebih modern dan terarah.


Menurutnya, Kota Pontianak memiliki tanggung jawab besar sebagai ibu kota provinsi untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.


“Kami siap bersinergi dengan seluruh pengurus IPSI di Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Kubu Raya, untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi pencak silat Kalbar,” ujarnya.


Melalui kepengurusan baru tersebut, IPSI Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Alexander Wilyo diharapkan mampu menyatukan semangat para pesilat, memperkuat pembinaan sejak usia dini, dan membawa harum nama Kalimantan Barat di panggung olahraga nasional maupun internasional. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini