
Huawei Lansir Financial AI-based Contact Center Solution 2.0, Mendukung Industri Keuangan Global
KALBARNEWS.CO.ID (BARCELONA) -- Di MWC Barcelona 2024, Huawei
meluncurkan Financial AI-based Contact Center Solution 2.0 untuk menghemat
biaya dan meningkatkan efisiensi di industri keuangan.( 6 Maret 2024).
Sophie Chen, Marketing Director, Huawei Software, dan Frank Lu, Executive Solution Manager, Huawei Digital Finance BU, membahas tren digitalisasi di industri keuangan. Setelah perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) berbasiskan LLM selama satu tahun terakhir, berbagai lembaga keuangan telah menerapkan AI dan mempercepat implementasinya dalam beragam skenario, seperti chatbot, inspeksi kualitas dengan teknologi pintar, dan manusia digital. Aplikasi AI ini secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional.
Ke depan, aplikasi AI yang luas akan menjadi daya saing bagi lembaga keuangan untuk mencapai pertumbuhan bisnis. Maka, landasan digital yang berorientasi pada masa depan menjadi suatu keharusan.
Berpengalaman 30 tahun dalam pusat
layanan pelanggan (contact center), Huawei, pemimpin industri
komunikasi, sangat memahami 5G, AI, komputasi awan, dan teknologi video HD.
Sederet teknologi baru ini menghemat biaya dan meningkatkan efisiensi di
industri keuangan dengan berfokus pada tiga fitur utama: AI berbasiskan LLM,
akses omni-channel, serta keterbukaan dan orkestrasi. Di konferensi
ini, fokus besarnya adalah AI berbasiskan AI dan modul WFM (WorkForce
Management) terbaru.
Untuk AI berbasiskan LLM, Huawei menyediakan fitur AI dalam proses terpadu, termasuk manusia digital, outbound tele-marketing, dan inspeksi kualitas dengan teknologi pintar. Lebih lagi, Huawei AICC telah mengintegrasikan model Huawei Pangu dan LLM pihak ketiga sebagai fitur bawaan (pra-integrated).
Manusia digital yang interaktif
dengan cepat menjawab pertanyaan pengguna. Asisten pintar yang menjadi agen
layanan pelanggan juga dapat mengenali emosi, merekomendasikan naskah,
menyediakan analisis konsumen 360 derajat sehingga mengurangi beban kerja
hingga 90%, serta menawarkan pelatihan pintar yang mempersingkat masa orientasi
karyawan baru.
Untuk WFM, Huawei AICC memiliki
fitur flexible scheduling, serta algoritma core
scheduling yang dikembangkan secara independen. Fitur-fitur ini
mendukung penjadwalan secara mingguan, bulanan, jam kerja, dan lain sebagainya,
agar pelanggan leluasa mengatur jadwal. Sebuah proyek menunjukkan, WFM secara
drastis meningkatkan efisiensi alokasi SDM dan hubungan pelanggan. Huawei AICC
juga mendukung multi-channel and multi-tenant scheduling prediction pada
periode 12-18 bulan secara akurat.
Sebagai pemimpin pasar contact
center, Huawei telah melayani lebih dari 1.500 klien, 700.000 agen layanan
pelanggan, serta 1,8 miliar pengguna di seluruh dunia. Dengan meluncurkan
Huawei Financial AI-based Contact Center Solution 2.0, Huawei memperkuat
komitmen pada inovasi dan layanan pelanggan. Huawei juga berharap, solusi ini
mendatangkan nilai tambah yang lebih baik di industri keuangan global. (Tim Liputan)
Editor : aan