-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Pemerintah Desa Diminta Bekerjasama Dalam Menindak Pemain Layang-Layang

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Pemerintah Desa dan jajarannya hingga RT-RW di Kabupaten Kubu Raya diminta untuk pro aktif menindak, memberi teguran atau bahkan menyita alat main para pemain layangan yang dianggap bisa membahayakan, terlebih kepada para pemain layangan yang ada di sekitaran jalan jalan utama dan pemain yang menggunakan tali kawat, Rabu (27/01/2021) Siang.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kubu Raya, Ardiansyah saat dijumpai redaksi kalbarnews, Ardiansya menjelaskan jika walau sudah beberapa kali permainan layangan menyebabkan kerugian dan bahaya bagi orang lain, dan sudah beberapa kali pula ditindak oleh aparat, namun para pemain layangan tetap saja ada.

"Keterbatasan personel dan sarana yang dimiliki Satpol PP saat ini membuat kami tidak leluasa untuk menindak secara masif permainan layangan," jelas Kasat Pol PP Kubu Raya ini.

Adriansyah pun meminta agar Pemerintah Desa dengan seluruh jajarannya hingga RT-RW bisa turut memberikan tindakan baik itu teguran atau kalau perlu penyitaan alat main mereka yang bermain layangan.

"Apalagi mengingat luas wilayah Kabupaten Kubu Raya yang terdiri dari sembilan kecamatan yang tidak semuanya mudah dijangkau, " Pungkas Adriansyah. (bian)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini