KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah Perairan Kalimantan Barat. Berdasarkan Informasi Tinggi Gelombang Nomor B/ME.01.02/PDGT/028/PTK/I/2026, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Sambas.
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Sambas, Nelayan Diminta Waspada
Peringatan ini berlaku mulai Kamis, 29 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga Minggu, 1 Februari 2026 pukul 07.00 WIB.
BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi pola angin di wilayah perairan Kalimantan Barat. Di utara Khatulistiwa, angin umumnya bertiup dari arah Barat Laut hingga Timur Laut, sementara di selatan Khatulistiwa bertiup dari arah Barat hingga Utara. Kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 2 hingga 20 knot.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku aktivitas pelayaran, untuk meningkatkan kewaspadaan. Perahu nelayan berisiko mengalami gangguan keselamatan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. Sementara itu, kapal tongkang berisiko jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.
BMKG Pontianak mengingatkan agar seluruh pengguna jasa kelautan memperhatikan perkembangan cuaca terkini dan selalu mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut.
Informasi ini disampaikan oleh Prakirawan BMKG Pontianak, Hernu Cahya Prawira, Rabu (28/1/2026).