-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Heboh Di Dunia Maya Komentar Bawa Suku, Ini Yang Dilakukan Warga Kota Singkawang

Redaksi author photo


KALBARNEWS.CO.ID (SINGKAWANG) – Beberapa pekan lalu media sosial dihebohkan tentang adanya komentar di facebook yang saling menyinggung antara suku Dayak dan suku Melayu. Pemilik akun yaitu Romie dan Neta saling berkomentar mengarah kepada ujaran kebencian juga sempat diperiksa oleh tim Siber Polda Kalimantan Barat.

Predikat Kota Singkawang sebagai Kota paling toleransi se-Indonesia sepertinya bukan isapan jempol belaka. Minggu (7/6/2020) Kota Singkawang kembali mencatat sejarah mengenai perdamaian kedua warganya yang sempat bersitegang lantaran membawa suku masing masing.

Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol Donny Charles Go membenarkan kegiatan proses adat perdamaian tersebut. Ia menyebutkan acara tersebut juga dihadiri tokoh adat tingkat Provinsi Kalimantan Barat.


“Kasus ujaran kebencian yang melibatkan warga Kota Singkawang beberapa waktu lalu, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Ini disambut baik juga semua pihak, Walikota Singkawang memfasilitasi acaranya, para tokoh adat dari Dayak dan Melayu juga hadir menyaksikan” terang Donny

Donny menambahkan, Polda Kalbar dalam hal ini menyambut baik langkah yang diambil oleh kedua belah pihak untuk berdamai. Ia berharap dengan adanya perdamaian ini menjadi sinyal positif untuk masyarakat Kalbar secara luas, untuk terus hidup berdampingan dengan keharmonisan.

“Polda Kalbar apresiasi kedewasaan kedua belah pihak dan dukungan dari masing-masing tokoh adat di Kalbar sangat kita apresiasi kecepatannya dalam turun menangani kejadian ini” tambahnya

Dalam kesempatan ini, Kabid Humas Polda Kalbar juga menginformasikan mengenai perkembangan kasus ujaran kebencian yang dilakukan oleh seorang yang berdomisili Jawa Timur terhadap masyarakat Dayak Kalimantan Barat. Donny mengungkapkan saat ini status LH sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Jatim.

“Terkait kasus ujaran kebencian yang menyinggung warga Dayak Kalbar oleh akun Youtube LH sudah ditetapkan sebagai tersangka” ungkapnya

Donny menyatakan, dalam menangani kasus video LH tersebut Polda Kalbar sudah bergerak cepat untuk menindaklanjuti. Koordinasi dengan Polda Jawa Timur juga dilakukan dengan intens sampai saat ini.

“Polda Kalbar saat menerima pengaduan terkait konten tersebut oleh masyarakat, langsung dilakukan penanganan yang cepat. Bekerjsama dengan Polda Jatim, dan Polda Jatim juga langsung merespon dan menangkap pelaku,” sambungnya

Mantan Kapolres Sanggau ini juga meminta kepada masyarakat untuk mempercayai prosedur hukum yang sampai saat ini sudah berjalan. Donny memastikan proses hukum akan terus berjalan hingga putusan oleh pengadilan. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini