KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Barat yang berlaku mulai Senin, 12 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga Selasa, 13 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. BMKG Prakirakan Hujan Dominasi Kalbar, Waspada Hujan Lebat dan Petir
Berdasarkan prakiraan tersebut, sebagian besar wilayah Kalimantan Barat diprediksi didominasi cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, bahkan disertai petir di beberapa daerah pada waktu tertentu.
BMKG mencatat, potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir berpeluang terjadi di wilayah Ketapang dan Sintang, terutama pada siang hingga sore hari. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan aktivitas masyarakat serta meningkatkan risiko genangan dan banjir lokal.
Sementara itu, wilayah Sambas, Sanggau, Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sekadau, Melawi, Kubu Raya, Kayong Utara, Kota Pontianak, dan Kota Singkawang umumnya mengalami cuaca berawan, hujan ringan hingga hujan sedang, terutama pada siang dan malam hari.
Dari sisi suhu udara, Kalimantan Barat diprakirakan berada pada kisaran 17 hingga 33 derajat Celsius, dengan suhu terendah terjadi di wilayah Kapuas Hulu dan Bengkayang, sedangkan suhu tertinggi berpotensi dirasakan di Ketapang, Melawi, dan Kubu Raya.
Kecepatan angin di wilayah Kalbar berkisar antara 12 hingga 37 kilometer per jam, dengan angin relatif lebih kencang berpotensi terjadi di Ketapang dan Kayong Utara. Tingkat kelembapan udara terpantau cukup tinggi, berada di rentang 52 hingga 100 persen, yang mendukung terbentuknya awan hujan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, wilayah rawan banjir, serta pengguna transportasi darat dan laut.
Informasi prakiraan cuaca ini merupakan gambaran kondisi paling signifikan di tingkat kabupaten/kota. Untuk pembaruan cuaca hingga level kelurahan, masyarakat dapat memantau melalui aplikasi Info BMKG atau laman resmi BMKG. (Tim Liputan)
Editor : Aan