-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Breaking News: Penumpang Lion Air JT 831 Batal Terbang, Ini Ungkapan Kekecewaan Penumpangnya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Penumpang pesawat Lion Air kembali merasa kecewa dan dirugikan dengan Pelayanan Maskapai Penerbangan ini, Pasalnya mereka dibatalkan Penerbangan tanpa ada pemberitahuan Sebelumnya, Sabtu (13/06/2020).

Kekesalan itu disampaikan oleh salah satu Penumpang, Ulil Abshor (25) warga Parit Bunga Baru Desa Madu Sari Kecamatan Sungai Raya ini Gagal Terbang dengan Alasan maskapai Lion Air Penumpang dibatasi hanya 70 persen dari Pemerintah.

Hal ini tentu saja membuat kekesalan Ulil dan merasa dirugikan karena dirinya harus menrescedule semua rencana kegiatannya yang sudah terjadwal sebelumnya.

"Saya merasa dirugikan secara waktu dan pelayanan oleh pihak Bandara Supadio  dan Maskapai Penerbangan Lion Air seharusnya penundaan penerbangan diberitahukan sebelumnya, " ujar Ulil Kesal.

Dirinya selaku Ketua Umum Ikatan Pelajar Naddlatul Ulama (IPNU) Kubu Raya yang seharusnya mengikuti Penerbangan Menuju Samarinda Kalimantan Timur harus tertunda dan tidak bisa ikuti kegiatan sesuai jadwalnya.

Ulil bersama beberapa penumpang yang gagal terbang bersama Maskapai Penerbangan Lion Air
Ulil mengatakan Persyaratan demi persyaratan ia mulai dari pemberkasan seperti Surat Rapid Test, Protokol Kesehatan, Formulir Kuning bahkan rela antri 4 - 3 jam sebelum pemberangkatan sudah tiba dibandara. 

Namun tiba-tiba dirinya bersama beberapa Penumpang dialihkan proses Cek In dan harus melapor kembali kebagian Constumer Service Lion Air.

Alangkah kagetnya dirinya dan Penumpang lainya bahwa penerbangan dialihkan pada esok harinya, yaitu hari Minggu,  14 juni 2020.

Dan ketika sampai di bagian Constumer Sevice dengan alasan pesawat sudah penuh dan dibatasi hanya 70 persen penumpang demi keselamatan dan meminta maaf atas ketidak nyamanan penerbangannya.

Ulil berharap kejadian seperti ini tidak lagi terjadi dan harus dialami oleh penumpang lainya terutama jika memiliki urusan penting dan harus dilaksanakan sesuai agenda yang telah ditetapkan harus batal karena penerbangan dibatalkan sepihak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini