-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Suprapto: Tiga Modal Utama Pengembangan Koperasi dan UMKM di Kubu Raya

Redaksi author photo

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, H Suprapto, SH saat hadiri Rakor Koperasi dan UMKM di Aula Kantor Bupati

Kubu Raya (Kalbar News) - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Suprapto hadiri pembukaan Rapat Koordinasi Pembangunan Sektor Sektor Perkoperasian, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian se-Kabupaten Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (30/04/2019).

Dalam Sambutanya Suprapto mengatakan tiga hal yang harus mendapat perhatian dalam meningkatkan atensi pada pembangunan di Sektor Perkoperasian dan Usaha Mikro Perdagangan serta Industri.

Pertama, Sumber Daya Alam Melimpah yang ada di Kubu Raya. Menurut dia, Manajemen Koperasi dan UMKM harus jeli melihat potensi tersebut. Kedua, faktor Sumber Daya Manusia di mana Rata-Rata Kaum Muda Kubu Raya telah mengenal Teknologi Digital. 
 
Rapat Koordinasi Koperasi dan UMKM Se-Kubu Raya di Aula Kantor Bupati
“Jika  dua hal sudah dimiliki maka faktor ketiga yang menentukan adalah Kebijakan Pemerintah Daerah, yakni bagaimana Bupati harus punya keberpihakan kepada Koperasi dan UMKM,” ujarnya.

Suprapto menyatakan di tengah kemajuan zaman, inovasi sangat dibutuhkan dalam persaingan dagang. Karena itu, dirinya meminta Insan Koperasi dan pelaku UMKM tidak pasif dalam berinovasi. 

“Inovasinya sekarang adalah sudah zamannya digital. Tatkala koperasi sudah tidak mengikuti perkembangan zaman digital, tentu koperasi itu akan dianggap seperti koperasi di masa lalu. Hanya mengharapkan perputaran dari anggota ke anggota sehingga tidak punya inovasi dan tidak berkembang,” terangnya. (ro/tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini