-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

BNNK Kubu Raya Berikan Pelatihan Masyarakat Penggiat Anti Narkoba

Redaksi author photo

 
Kepala BNNK Kubu Raya Rudolf M saat berikan Penjelasan kepada Awak Media

Kubu Raya (Kalbar News) – Perwakilan Masyarakat Penggiat Anti Narkoba mendapatkan Bimbingan Tekhnis dari Badan Narkotikan Nasional (BNN) Kabupaten Kubu Raya, di Hotel Gardenia Jl Arteri Supadio Sui Raya, Selasa (23/042019).

Kepala BNN Kubu Raya, Rudolf Manimbun menjelaskan, kegiatan ini merupakan Strategi Pemberdayaan Masyarakat, agar Masyarakat juga bisa terlibat dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan dan Rehabilasi.

"Yang kita latih sebagai Penggiat Anti Narkoba ini adalah dari Kompenen Masyarakat dari berbagai unsur, baik dari Masyatrakat Umum maupun ASN" kata Rudolf Manimbun.

Ia menerangkan, penggiat yang diikutsertakan pada Bimtek ini merupakan Komponen Masyarakat yang terpilih dari hasil sosialisasi BNN Kubu Raya pada Rapat Kerja beberapa waktu lalu.

"Kami berharap setelah ini Peserta Pelatihan ini mampu menggerakkan Masyarakat, untuk Mensosialisikan Bahaya Narkoba dilingkungan Masyarakat," katanya.
 
Peserta Bimbingan Tekhnis sedang berikan pemaparan Rencana Aksi Masyarakat Penggiat Anti Narkoba di Kubu Raya
Rudoilf mengatakan metode Sosialisasi Penggiat Anti Narkoba tentang bahaya Narkoba bisa  melalui berbagai kegiatan, bukan hanya sekedar tatap muka, misalnya melalui panggung hiburan, pentas drama dan lain sebagainya.

"Melalui kegiatan seperti itu, maka masyarakat akan lebih mudah memahaminya," kata dia.

Rudolf juga menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan lanjutan sejak 2017 dan 2018 dengan melibatkan Komponen Masyarakat dan Instansi Pemerintah dan hasilnya sangat positif terutama dari Komponen Masyarakat.

"Dari hasil kegiatan ini sebelumnya, yang kita lebih lebih bergerak itu dari Komponen Masyarakat, dan hasilnya cukup baik," tuturnya. (rja)

Editor : Heri K


Komentar Anda

Berita Terkini