![]() |
| Cuaca Ekstrem 3 Hari ke Depan: Kapuas Hulu Masuk Status Siaga, Daerah Lain Waspada! |
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Barat. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan seiring potensi hujan lebat hingga ekstrem yang diprediksi melanda hampir seluruh kabupaten/kota selama tiga hari berturut-turut, mulai Kamis, 15 Oktober 2026 hingga Sabtu, 17 Oktober 2026.
Berdasarkan pembaruan data terbaru per Kamis pagi, pola sebaran cuaca menunjukkan eskalasi curah hujan yang cukup signifikan di beberapa titik hulu.
Kapuas Hulu Berstatus 'Siaga'
Ancaman paling tinggi hari ini, Kamis (15/10/2026), mengintai wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. BMKG resmi menetapkan wilayah ini masuk ke dalam kategori SIAGA, akibat potensi guyuran hujan lebat hingga sangat lebat. Penduduk di sekitar bantaran sungai dan daerah rawan longsor diminta ekstra waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang.
Daftar Wilayah Berstatus 'Waspada'
Sementara itu, hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat lainnya berada dalam status WASPADA (potensi hujan sedang hingga lebat). Berikut rincian pemetaan wilayahnya:
- Kamis, 15 Oktober 2026: Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kota Singkawang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
- Jumat, 16 Oktober 2026: Wilayah sebaran waspada meluas termasuk Kapuas Hulu yang turun ke status waspada, bergabung bersama Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
- Sabtu, 17 Oktober 2026: Peringatan waspada meluas hingga ke pusat ibu kota. Wilayahnya meliputi Bengkayang, Kapuas Hulu, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kubu Raya, Landak, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
Kabar Baik: Angin Kencang Masih Nihil
Meski intensitas hujan diperkirakan tinggi dan merata, BMKG membawa kabar baik terkait kondisi angin. Untuk periode tiga hari ini (15–17 Oktober 2026), tidak ada peringatan dini untuk wilayah berpotensi angin kencang. Kondisi angin di seluruh wilayah Kalbar diprediksi masih dalam batas aman dan normal.
Masyarakat disarankan untuk terus memantau perkembangan cuaca secara berkala demi keamanan aktivitas harian.(Tim Liputan)
Editor : Aan
