
Antrean BBM di Putussibau Membludak, Polisi Berlakukan Aturan Ganjil-Genap dan Batasi 4 Liter
KALBARNEWS.CO.ID (KAPUAS HULU) - Situasi SPBU di Putussibau Utara makin mencekam. Polres Kapuas Hulu bersama tim gabungan TNI, Satpol PP, Dishub, dan Diskopdag langsung gelar operasi terpadu di SPBU PT. Gelora Jumhana, Jalan Kom Yos Sudarso.
Ini adalah jawaban atas keluhan warga yang sudah berminggu-minggu harus antre berjam-jam dan berhadapan dengan harga eceran yang tak masuk akal.
Operasi dimulai apel gabungan di Gedung SATAP Pemda, dipimpin Kabag Ops Polres Kapuas Hulu Kompol Nyandang, S.H., lalu langsung bergerak ke SPBU.
Hasilnya bikin geleng-geleng kepala. Stok Pertalite yang tersedia hanya 8.000 liter. Sementara yang antre 950 motor dan 150 mobil Pantas saja antrean tak pernah habis.
Petugas juga memeriksa satu per satu kendaraan untuk mencari *tangki siluman*. Hasilnya nihil, untuk hari ini belum ditemukan mafia tangki modifikasi. Operasi berakhir pukul 13.40 WIB dalam kondisi aman.
Biar tidak ricuh lagi, polisi kasih aturan main baru yang wajib dipatuhi semua warga Putussibau.
"Kami imbau masyarakat untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses pendistribusian BBM," tegas Kompol Nyandang.
Polres berjanji razia seperti ini akan terus dilakukan. Tujuannya jelas: pastikan BBM subsidi benar-benar sampai ke rakyat kecil, bukan masuk ke penimbun.(Dulhadi)