Motor Tambang Isi 30 Penumpang Karam di Sungai Kapuas, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa
KALBARNEWS.CO.ID (KAPUAS HULU) - Sebuah motor tambang penyeberangan karam di Sungai Kapuas Perahu kayu bermuatan sekitar 30 penumpang itu tenggelam tidak jauh dari Dermaga Desa Pangeran, Kecamatan Silat Hilir.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Motor tambang tersebut diketahui berangkat dari Dermaga Desa Perigi tujuan Dermaga Desa Pangeran. Saat jarak 30 meter mau sandar, musibah terjadi.
"Motor tambang mengalami kebocoran pada bagian badan kapal saat dalam perjalanan. Kondisi mesin pembuangan air juga tidak berjalan dengan baik sehingga air semakin banyak masuk dan akhirnya motor tambang karam," kata Kasi Humas Polres Kapuas Hulu IPTU Jamali, S.A.P., M.H.
Motor tambang yang dikemudikan Ruslan Abdulgani, 46, warga Dusun Melati Desa Perigi itu berukuran 3 x 10 meter. Perahu kayu buatan tahun 2012 ini menggunakan mesin Yamaha 15 PK.
Diduga kebocoran diperparah karena kondisi muatan yang cukup penuh.
Momen nahas itu justru beruntung. Kondisi Sungai Kapuas saat kejadian sedang surut. Kedalaman air di titik karam hanya sekitar 50 sentimeter.
"Kondisi tersebut memungkinkan para penumpang untuk menyelamatkan diri sehingga tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut," ujar IPTU Jamali.
Para penumpang langsung turun dan berjalan ke tepian. Warga sekitar juga ikut membantu mengevakuasi.
Personel Polsek Silat Hilir AIPTU Gatot Swarsono, AIPTU Ade Firmansyah Rahmad dan BRIPKA Alladin langsung turun ke lokasi. Mereka melakukan pengecekan, mencatat identitas pengemudi, penumpang, saksi, dan kronologi kejadian.
Polres Kapuas Hulu mengimbau para pengelola dan motoris angkutan penyeberangan agar lebih ketat soal keselamatan.
"Memastikan kondisi badan motor dalam keadaan layak, memperhatikan kapasitas muatan, serta memastikan peralatan keselamatan dan mesin pembuangan air berfungsi dengan baik sebelum berlayar," tambah IPTU Jamali.
Masyarakat pengguna jasa penyeberangan juga diminta waspada. Kondisi sungai dan cuaca di Kapuas Hulu bisa berubah sewaktu-waktu.(Dulhadi)