Dua Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Sekadau Hilir, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor: Redaksi author photo

 Dua Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Sekadau Hilir, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api

KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU)
— Kebakaran lahan terjadi di dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Selasa (1/9/2026) sore. 


Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau langsung dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan guna mencegah api meluas ke area permukiman warga.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemda Sekadau, Drs. Eko Sulistyo, mengatakan kejadian pertama dilaporkan sekitar pukul 15.15 WIB di Jalan Murai, Dusun Sungai Kapar Hulu, RT 019/RW 007, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir.


“Begitu laporan kami terima, personel langsung bergerak menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 15.29 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta pendinginan,” kata Eko.


Menurutnya, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut yang berada di sekitar kawasan permukiman warga. Kondisi musim kemarau serta angin kencang membuat api lebih mudah membesar dan menyebar.


“Untuk penyebab kebakaran di lokasi pertama masih belum diketahui. Karena itu, kami melakukan pemadaman dan penguraian untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala,” ujarnya.


Petugas bersama pihak terkait akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api pada pukul 17.46 WIB. Setelah itu, dilakukan pendinginan di sejumlah titik untuk mengantisipasi munculnya kembali api.


Sementara itu, kebakaran kedua terjadi di Jalan Panca Bhakti, Dusun Pangkin, RT 020/RW 004, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir. Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Posko Pemadam Kebakaran sekitar pukul 16.46 WIB.


“Untuk kejadian kedua, berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan warga. Karena angin cukup kencang, lelatu dari pembakaran tersebut merembet ke lahan kering milik warga,” jelas Eko.


Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 17.04 WIB dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 17.06 WIB. Api berhasil dipadamkan pada pukul 18.09 WIB dan kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan.


Eko mengungkapkan, salah satu kendala yang dihadapi petugas dalam penanganan kebakaran di lokasi kedua adalah jarak lokasi yang cukup jauh dari sumber air.


“Karena lokasi cukup jauh dari sumber air, petugas harus melakukan penanganan dengan lebih optimal agar api tidak kembali menyala dan tidak merembet ke area lainnya,” katanya.


Dalam penanganan kedua kejadian tersebut, personel Damkar Kabupaten Sekadau turut dibantu BPBD Kabupaten Sekadau, anggota Polres Sekadau, TNI, KPH Sekadau serta perangkat Desa Mungguk.


Eko mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim kemarau. Ia meminta warga tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan tanpa pengawasan karena kondisi angin dan lahan yang kering dapat menyebabkan api dengan cepat merembet.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan. Kalau memang melakukan pembakaran, harus benar-benar diawasi dan dipastikan api sudah padam sepenuhnya. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kebakaran yang lebih luas,” tegasnya.


Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau apabila menemukan kebakaran.


“Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat pula petugas dapat melakukan penanganan. Masyarakat jangan ragu untuk segera menghubungi petugas apabila melihat adanya kebakaran,” pungkas Eko.(Al)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini