Bupati Sujiwo Bidik Potensi Parkir Pasar Bahagia, Bisa Tembus Rp720 Juta Setahun

Editor: Redaksi author photo

Bupati Sujiwo Bidik Potensi Parkir Pasar Bahagia, Bisa Tembus Rp720 Juta Setahun
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Bupati Kubu Raya Sujiwo melihat potensi besar dari pengelolaan parkir di kawasan Pasar Bahagia Kuala Dua. Ia menyebut, aktivitas kendaraan di pasar tersebut cukup tinggi, bahkan bisa mencapai lebih dari 500 sepeda motor dalam sehari pada waktu-waktu tertentu.

Hal itu disampaikan Sujiwo saat meninjau langsung area parkir Pasar Bahagia Kuala Dua. Ia juga berdialog dengan Dian, warga setempat yang selama ini mengoordinasikan aktivitas parkir di kawasan tersebut.

Sujiwo mengatakan, penataan parkir tetap akan dilakukan, namun warga lokal yang selama ini terlibat tidak akan ditinggalkan.

“Ke depan akan kita tertibkan, tetapi tetap kita berdayakan. Bang Dian ini juga warga di sini,” ujar Sujiwo.

Ia meminta Dinas Perhubungan Kubu Raya memberikan perhatian terhadap pengelolaan parkir di kawasan Pasar Bahagia. Menurutnya, aktivitas pasar sudah berlangsung sejak dini hari.

“Jam 01.30 sudah ada aktivitas subuh. Kemudian sekitar jam 04.30 konsumen sudah mulai datang. Jam 05.00 sampai 06.00 sudah ramai, sampai sekitar jam 11.00 mulai sepi,” jelasnya.

Menurut Sujiwo, pada hari-hari tertentu seperti Sabtu-Minggu, hari libur maupun menjelang Lebaran, jumlah sepeda motor yang masuk dapat menembus lebih dari 500 unit per hari.

Dengan asumsi tarif parkir Rp2.000 per kendaraan, Sujiwo memperkirakan potensi penerimaan bisa mencapai sekitar Rp1 juta per hari jika terdapat 500 kendaraan.

“Kalau kita kelola dengan baik, satu hari ada satu juta. Sebulan bisa Rp30 juta. Setahun bisa mencapai Rp300 juta lebih,” katanya.

Bahkan, ketika kondisi pasar sangat ramai, potensi penerimaan parkir disebut bisa mencapai sekitar Rp2 juta dalam sehari atau sekitar Rp60 juta dalam sebulan. Jika berlangsung konsisten selama satu tahun, nilainya secara hitungan kotor dapat mencapai sekitar Rp720 juta.

Namun, Sujiwo menegaskan penataan Pasar Bahagia tidak hanya menyangkut parkir. Pemerintah juga akan membenahi pelataran pasar dan menyiapkan pembangunan kanopi agar kawasan tersebut lebih tertata.

“Pelatarannya ingin kita rapikan. Semuanya akan kita rapikan,” ujarnya.

Di sisi lain, Sujiwo meminta para pedagang ikut mendukung penataan. Ia menyoroti pedagang yang berjualan di jalur masuk sehingga menyebabkan akses kendaraan menyempit.

“Pedagang di sini juga harus tertib, harus mau diatur. Jangan sampai pedagang di jalan masuk menyebabkan penyempitan jalan,” tegasnya.

Sujiwo mengatakan, setelah pembangunan kawasan pasar dilakukan pemerintah, lapak atau bangunan yang berada di tepi akses jalan tidak lagi diperbolehkan dan harus dipindahkan.

“Kalau nanti pemerintah sudah membangun, bangunan yang di tepi jalan kita tertibkan. Semuanya harus pindah supaya aksesnya lebar,” jelasnya.

Ia menegaskan, penataan Pasar Bahagia membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk pedagang dan pengelola parkir.

“Ini bisa berhasil, bisa sukses apabila para pedagang juga ikut aturan main kita. Kita ingin menata semuanya, termasuk parkir. Nanti kita kerja sama,” pungkas Sujiwo. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini