![]() |
| Sunardi, warga Sungai Raya Dalam (Serdam), Kabupaten Kubu Raya |
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Sebuah
video yang memperlihatkan seorang warga menghadang kendaraan pemadam kebakaran
(damkar) yang hendak menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) viral
di media sosial pada hari Jumat (7/8/2026).
Dalam video tersebut, seorang
pria yang diketahui bernama Sunardi, warga Sungai Raya Dalam (Serdam),
Kabupaten Kubu Raya, terlihat berada di depan kendaraan pemadam kebakaran. Aksi
tersebut sempat menjadi perhatian karena kendaraan damkar diketahui tengah
menjalankan tugas menuju lokasi untuk melakukan pemadaman karhutla.
Peristiwa itu kemudian mendapat
beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warga menilai kendaraan pemadam
kebakaran seharusnya mendapat prioritas ketika sedang menuju lokasi kebakaran,
terlebih dalam situasi karhutla yang membutuhkan penanganan cepat agar api
tidak semakin meluas.
Setelah video tersebut menjadi
perhatian publik, persoalan akhirnya diselesaikan secara baik-baik. Sunardi
menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya yang menghadang kendaraan pemadam
kebakaran.
Permintaan maaf tersebut menjadi
bagian dari upaya menyelesaikan persoalan sekaligus memberikan klarifikasi
kepada masyarakat terkait peristiwa yang sempat viral tersebut.
Sunardi menyampaikan bahwa
dirinya menyadari tindakannya tersebut tidak semestinya dilakukan, terutama
ketika kendaraan damkar sedang menjalankan tugas untuk menangani kebakaran.
Ia berharap persoalan tersebut
tidak semakin melebar dan masyarakat dapat mengambil hikmah dari kejadian
tersebut.
Peristiwa ini sekaligus menjadi
pengingat pentingnya memberikan ruang dan akses kepada kendaraan pemadam
kebakaran ketika sedang menjalankan tugas. Kecepatan petugas menuju lokasi
kebakaran sangat menentukan dalam mencegah api meluas dan meminimalkan dampak
terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Dengan adanya permintaan maaf dan
penyelesaian secara baik-baik, persoalan tersebut diharapkan dapat menjadi
pembelajaran bersama, khususnya pentingnya menjaga ketertiban dan mendukung
petugas yang tengah menjalankan tugas penanganan karhutla di lapangan. (tim
lipuatn).
Editoer : Heri
