MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara Resmi Ditutup

Editor: Redaksi author photo

MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara Resmi Ditutup
KALBARNEWS.CO.ID (KAYONG UTARA) — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 resmi mengakhiri rangkaian pelaksanaannya di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Sabtu malam, (8 Agustus 2026).


Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari, sejak 1 hingga 8 Agustus 2026, tersebut diikuti 633 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, terdiri atas 316 peserta laki-laki dan 317 peserta perempuan. Para peserta berkompetisi dalam delapan cabang lomba yang terbagi ke dalam 24 golongan putra dan putri atau secara keseluruhan sebanyak 48 golongan yang diperlombakan.


Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat, Brigjend Pol. (Purn.) Drs. H. Andi Musa, SH, MH, dalam sambutan penutupan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga penyelenggaraan MTQ XXXIV dapat berjalan dengan baik.


Menurut Andi Musa, pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para peserta, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan dan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an.


“Atas nama Pengurus LPTQ Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat yang dengan antusias turut serta memberikan dukungan dan doa,” ujar Andi Musa dalam sambutannya.


Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kantor Wilayah Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara beserta seluruh panitia dan jajaran pemerintahan daerah yang telah mempersiapkan dan mendukung pelaksanaan MTQ XXXIV.


“Penyelenggaraan MTQ 34 Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kabupaten Kayong Utara berjalan dengan baik, lancar, meriah dan sukses,” katanya.


Apresiasi untuk Dewan Hakim dan Seluruh Kafilah


Andi Musa secara khusus memberikan apresiasi kepada Dewan Hakim yang dinilai telah menjalankan tugas secara istiqamah, amanah dan profesional.


Ia menyebut proses penilaian menghasilkan keputusan yang objektif serta dapat dipertanggungjawabkan.


Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada seluruh pendamping, pelatih dan peserta MTQ XXXIV yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.


“Kami berharap para peserta terus berlatih secara kontinu untuk meningkatkan kualitas pada MTQ ke-35 tahun 2027 yang insya Allah akan dilaksanakan di Kota Pontianak,” ungkapnya.


Juara MTQ Disiapkan Menuju Tingkat Nasional


Kepada peserta yang berhasil meraih juara pertama, Ketua Umum LPTQ Kalbar meminta agar segera mempersiapkan diri sebagai calon peserta yang akan mewakili Kalimantan Barat pada MTQ Nasional XXXII Tahun 2027.


“Bagi peserta yang dinyatakan sebagai juara saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Bagi peserta yang meraih Juara 1 supaya mempersiapkan diri menjadi calon peserta Provinsi Kalimantan Barat pada MTQ Nasional ke-32 Tahun 2027,” tutur Andi Musa.


Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, ia berpesan agar tidak berhenti berlatih dan menjadikan hasil MTQ XXXIV sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan menghadapi MTQ berikutnya.


Tujuh Layanan Dasar Mendukung Kafilah


Dalam laporan penyelenggaraan, Andi Musa juga mengungkapkan bahwa pelayanan terhadap kafilah dan Dewan Hakim menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan MTQ.


Sedikitnya terdapat tujuh pelayanan dasar yang dikelola bersama oleh LPTQ Provinsi Kalbar dan panitia penyelenggara, yakni akomodasi, tempat lomba serta acara pembukaan dan penutupan, konsumsi, transportasi lokal, kesehatan, keamanan, serta pelayanan Liaison Officer (LO).


Untuk bidang kesehatan, pelayanan didukung Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MTQ. Sementara aspek keamanan melibatkan Polres, perwakilan Kodim, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara.


LPTQ Akui Masih Ada Kekurangan


Meski menyatakan pelaksanaan MTQ XXXIV berlangsung sukses, Andi Musa secara terbuka mengakui masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan.


“Atas nama seluruh Pengurus LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu sekalian. Insya Allah penyelenggaraan MTQ berikutnya akan kami usahakan semakin berkualitas dan bermartabat,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa evaluasi menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ pada masa mendatang.


MTQ XXXV 2027 Digelar di Kota Pontianak


Setelah MTQ XXXIV berakhir di Kayong Utara, penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat berikutnya dijadwalkan berlangsung di Kota Pontianak pada 2027.


Andi Musa berharap seluruh kabupaten/kota mulai mempersiapkan kader-kader terbaiknya sejak dini.


“Terus berlatih secara kontinyu untuk meningkatkan kualitas pada MTQ ke-35 tahun 2027 yang insya Allah akan dilaksanakan di Kota Pontianak,” katanya.


Menutup sambutannya, Andi Musa mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan berlomba-lomba dalam kebaikan.


Ia mengutip QS. Al-Baqarah ayat 148, “Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan,” serta mengingatkan pentingnya menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama dan terus belajar serta mengajarkan Al-Qur’an.


Dengan berakhirnya MTQ XXXIV di Kayong Utara, seluruh perhatian kini diarahkan pada pembinaan berkelanjutan para juara dan persiapan menghadapi MTQ Nasional 2027, sekaligus menyongsong MTQ XXXV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kota Pontianak.(Fendi's/Tim)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini