KALBARNEWS.CO.ID (KAPUAS HULU) - Polres Kapuas Hulu mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian. Imbauan ini menindaklanjuti peringatan Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. Bambang Suharyono.Polres Kapuas Hulu Imbau Warga Waspada Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Polri
Modus tersebut dinilai marak terjadi melalui telepon, pesan singkat, hingga aplikasi perpesanan. Momentum pergantian pejabat di lingkungan Polri disebut dimanfaatkan pelaku untuk mencari keuntungan pribadi.
Kasi Humas Polres Kapuas Hulu IPTU Jamali mengatakan pihaknya siap menjalankan arahan Bid Humas Polda Kalbar dengan terus menyosialisasikan kewaspadaan kepada warga.
"Sebagaimana imbauan yang telah disampaikan Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menghubungi dan mengatasnamakan pejabat Polri untuk meminta uang.
bantuan, fasilitas, maupun kepentingan lainnya. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut dengan melakukan verifikasi," ujar Jamali, Kamis 4 September 2025.
Ia menjelaskan pelaku biasanya memanfaatkan nama pejabat kepolisian agar korban lebih percaya. Karena itu masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terburu-buru mengambil keputusan.
Warga juga diminta segera melakukan konfirmasi ke kantor kepolisian terdekat jika menerima telepon atau pesan mencurigakan.
"Apabila menerima pesan atau telepon yang mencurigakan, segera lakukan konfirmasi ke kantor polisi terdekat atau hubungi Call Center Polri 110. Layanan ini beroperasi 24 jam," tambah Jamali.
Selain itu, Polres Kapuas Hulu mengimbau masyarakat tidak mudah menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Polres berharap masyarakat ikut aktif menjaga keamanan dan ketertiban dengan segera melaporkan jika mengetahui adanya dugaan penipuan yang mencatut nama institusi Polri, Polda Kalbar, maupun Polres Kapuas Hulu.
"Dengan kewaspadaan bersama, kita dapat mencegah masyarakat menjadi korban penipuan. Sinergi Polri dan masyarakat penting agar kepercayaan terhadap institusi tetap terjaga," pungkasnya.(Dulhadi)
Editor : Aan